Indonesia adalah salah satu negara yang berada pada jajaran gunung berapi yang aktif. Selain itu Indonesia juga berada ditengah 3 lempeng yang secara aktif bergerak. Kedua hal inilah yang menjadikan Indonesia negara akan selalu menghadapi gempa.

Belajar dari negara Jepang yang juga mempunyai tingkat gempa bumi yang tinggi, dan masyarakatnya terdidik untuk selalu menghadapi gempa, maka tidak salah kita meniru apa yang dilakukan oleh masyarakat jepang:

Persiapan:
(1) Mencari tempat yang paling aman di dalam rumah, jika gempa terjadi.
(2) Menyediakan air minum 2~3 liter sehari / orang
(3) Mempersiapkan tas ransel untuk menempatkan barang-barang keperluan yang dibutuhkan oleh semua anggota keluarga, Misalnya : lampu senter, baterai cadangan, air minum, makanan, sejumlah uang tunai, kartu identitas, buku tabungan, korek api. Lilin, kotak P3K, helm atau tutup kepala lainnya, baju dalam, dan barang-barang berharga lain yang dirasakan perlu untuk dibawa.
(4) Menguatkan barang-barang mebel dengan menggunakan logam agar tidak rubuh pada saat gempa terjadi
(5) Gunakan kaca film pada perabot atau jendela yang berkaca, agar ketika pecah, pecahan kaca tidak berhamburan.
(6) Biasakan mencatat nomor telpon darurat dan tempat yang bisa dihubungi.

Pada saat gempa bumi
(1) Utamakan keselamatan terlebih dahulu, dan mengungsi ke tempat pengungsian terdekat
(2) Matikan api, kompor gas, dan listrik yang sedang dipakai. Matikan juga alat-alat yang dapat menyebabkan timbulnya api. Jika timbul kebakaran, maka padamkan api dengan menggunakan alat pemadam api terdekat
(3) Membuka pintu dan mencari jalan keluar dari rumah
(4) Sedapat mungkin mempunyai informasi mengenai gempa bumi yang bisa didapatkan melalui TV, radio, ataupun telepon
(5) Jangan terburu-buru melompat keluar dari gedung. Biarkan gempanya mereda, dan sesudah agak tenang, mengeluarkan kotak P3K dan keluar menuju ke tanah kosong sambil melindungi kepala dengan menggunakan helm atau penutup kepala yang lain
(6) Agar tidak tersesat pada saat hendak pergi ke tempat pengungsian, periksa apakah ada orang yang tertinggal ( anggota keluarga, tetangga, dll )
(7) Ketika gempa terjadi pada saat sedang menyetir kendaraan, jangan langsung menggunakan rem darurat. Dekatkan kendaraan Anda menuju ke sebelah kiri bahu jalan sambil perlahan-lahan mengurangi kecepatan kendaraan. Jangan berhenti di dekat pompa bensin, fasilitas gas yang mempunyai tegangan tinggi ataupun di bawah jembatan penyeberangan.
(8) Berjalan di tengah-tengah jalan yang luas. Berhati-hatilah terhadap papan reklame, barang-barang yang berjatuhan, tiang listrik rubuh dan juga terhadap serpihan kaca yang pecah.

Setelah gempa bumi terjadi
Sedapat mungkin kumpulkan informasi yang tepat melalui TV, radio atau koran, apakah ada gempa susulan atau tidak. Jika lokasi dimana Anda tinggal dekat laut, usahakan meninggalkan area tersebut dan pilihlah tempat yang tinggi, takutnya ada tsunami.

di ringkas dari:  http://www.clair.or.jp/tagengo/general_pdf/id/ID01-04.pdf