Kampung Muncar, tempat dimana Saya dilahirkan memang berubah total, dari mulai perwajahan hingga adab yang berkembang. Dulu namanya penjual makanan boro-boro laku,sekarang sudah muncul banyak warung semacam kafe lesehan yang menawarkan berbagai menu.. Dan itupun laris manis.

Bukan hanya makanan dan kafe yang berkembang, tahun-tahun belakangan ini yang namanya takbir juga berubah total. Dimasa kecil, namanya takbir cukup membawa “oncor” (bambu yang ujungnya di beri sumbu dan berbahan bakar minyak gas), keliling kampung. Itupun sudah sangat semarak, apalgi ditambah atraksi niup minyak pada bara api. Sekarang, namanya takbir polanya sudah berubah. Semua dilakukan cukup dengan kaset yang diputar dengan sound system yang diletakkan pada mobil tronton (bukan truk). Suara sound system menggelegar dan membuat kaca2 rumah penduduk bergetar jika tronton tersebut lewat..

Kabarnya, menurut Deni Koying, salah satu penggiat takbir ala kaset ini, tiap tahun dilakukan perlombaan suara sound system dan juga di ramaikan oleh kembang api yang berharga puluhan juta. Dan pesertapun bukan hanya puluhan tapi bisa sampai ratusan tronton. Anda bisa ngebayangkan jika tronton ini lewat bersamaan.. Anak Saya ze2 aja langsung terbangun seketika daritidur lewatnya.. Gimana ngga bangun, la sound systemnya menggelegar hingga berkilo meter.

Hanya saja disayangkan, karena sebelum mereka takbir menurut dedengkot Gandrung Hills (bukan Hell ya..) deni Koying, sound system ini digunakan untuk keliling kampung dan memutar lagu dangdut atau lagu banyuwangen… dan itupun sehari semalam, waktu yang lebih lama daripada prosesi takbirnya… Mungkin maklumlah, orang kampung yang ingin mengekspresikan diri seperti halnya orang kota, jadi begitulah jadinya… Apakah budaya ini akan terus langgeng, dan tidak dimakan usia? Kita lihat aja.. minimal dapat menjadi hiburan buat Saya yang haus akan hiburan kampung.Dan itu pula yang membuat Saya kangen untuk selalu mudik..

Deni Koying, salah satu dedengkot Gandrung Hills, kelompok anak muda yang mencoba mengekspresikan diri..