Hore akhirnya Bandung bebas kendaraan bermotor. Ini tak lepas dari rencana pemerintah Kota Bandung akan memberlakukan Car Free Day (Hari Bebas Mobil) di Jln. Ir. H. Djuanda pada Sabtu (30/5) mendatang. Penutupan dilakukan pada pukul 07.00 WIB hingga 11.00 WIB. Lumayan lah, mengurangi gas buangan CO2 di wilayah itu. Adapun ruas jalan yang akan dibebaskan dari kendaraan bermotor adalah sejak perempatan Cikapayang hingga simpang Dago sepanjang sekitar 800 meter. Bahkan, rencananya penutupan akan dilakukan seterusnya setiap hari Sabtu. Moga aja bukan hanya wilayah dago aja, tapi lainnya juga, misalnya lembang yang tiap hari sabtu bikin gemes aja dijalan.

Rencanya, “Untuk hari itu, Jln. Dago akan bersih dari asap kendaraan bermotor dan jalan pun jadi milik pejalan kaki,” kata Wali Kota Bandung Dada Rosada. Beliau menjelaskan, dengan adanya penutupan tersebut, rencananya jalan itu hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki dan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan, seperti penanaman pohon dan pelepasan burung. Selain itu, kawasan tersebut juga akan dijadikan tempat rekreasi dan tempat berolahraga, seperti futsal, bulutangkis, atau sekedar berjalan kaki. “Apapun kegiatan yang dilakukan nanti, merupakan kegiatan yang bersih dari polusi, baik itu polusi udara, maupun sampah yang dibuang ke jalanan. Seluruh kegiatan ramah lingkungan,” ujarnya.

Dada mengungkapkan penutupan itu terkait dengan peringatan Hari Lingkungan pada 5 Juni mendatang. Untuk memperingati hari tersebut, berdasarkan hasil rapat koordinasi peluncuran kampanye lingkungan “Balad Kuring” dengan Menteri Lingkungan Hidup di Gedung Sate beberapa waktu lalu, disepakati akan dilakukan kampanye lingkungan di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Barat, termasuk Kota Bandung.

Ya, apapun reaksi pro dan kontra tentang kegiatan ini dimana di daerah yang bersangkutan banyak terdapat FO, perusahaan, rumah sakit, kampus, restoran, bank, dll, setidaknya kegiatan ini bisa dijadikan shock therapy betapa pentingnya lingkungan yang bersih dan benar-benar bebas dari polusi (terutama) kendaraan bermotor. Bahwa kita sangat membutuhkan udara segar yang makin sulit didapatkan. Mudah-mudahan saja kegiatan ini tidak menambah masalah baru yang bisa timbul akibat dari penutupan ruas jalan utama yang kita semua tahu bahwa hari Sabtu itu banyak pelancong yang datang ke Kota Bandung. Berarti perlu dipikirkan alternative kendaraan yang nyaman untuk tujuan Bandung tanpa harus membawa kendaraan sendiri. Misalnya kereta monorel, kayak di LN.

Let’s act beyond green! Mari kita BERAKSI (jangan hanya diam dan menunggu keajaiban) untuk menciptakan lingkungan yang segar dan hijau.

NB: Mobil mengeluarkan 21% dari emisi CO di Inggris (salah satu penyebab terjadinya efek global warming), akibatnya satu dari tujuh anak-anak di Inggris mempunyai penyakit asma yang diakibatkan oleh polusi kendaraan bermotor. Satu dari empat perjalanan mobil memang bike-friendly (menghormati para pesepeda dan pedestrian) tetapi hanya mereka yang menempuh perjalanan 2 mil (3,2 km) atau kurang.Diambil dari berbagai sumber