Seringkali ketika kita berpergian menggunakan jasa angkutan kereta api (KA) dan membawa barang yang tidak sedikit,maka jalan yang ditempuh menggunakan jasa PORTER yang memang sudah ada distasiun. Tetapi tentu jika tidak ada tarif yang ditentukan oleh pihak stasiun membuat kita menjadi bingung mau ngasih berapa. Ujung-ujungnya tidak sedikit kasus pemerasan, karena harga ditentukan oleh porter setelah tugas mereka selesai. Contohnya saya sendiri pernah suatu waktu harus membayar Rp 50 ribu yang sebenarnya karena kemalasan membawa barang bawaan yang jumlahnya sedikit..

Kemaren, ketika saya menggunakan jasa kereta api, baru tau jika tarif porter sudah ditentukan oleh pihak stasiun. Di stasiun Surabaya Gubeng misalnya,pengumuman tentang tarif Porter terpampang di depan pintu masuk, meskipun ukurannya kecil. Tapi tarif Porter ini tidak di temukan di Stasiun Bandung. Ternyata dan ternyata, tarif Porter cukuplah murah yakni antara 10.000,- sd 20.000,- . Coba langkah yang dilakukan stasiun Gubeng Surabaya juga di ikuti oleh stasiun KA lainnya, pengguna jasa Porter di stasiun tidak akan pernah ragu lagi menggunakan jasa ini, selain juga membantu perekonomian keluarga si Porter.

Inilah pengumuman di Stasiun KA Gubeng Surabaya:

porter