Gaji DPR

By | 24/03/2009

Kenapa ya banyak orang ngejar menjadi anggota DPR? Alasannya sederhana, karena gaji DPR luar biasa..

 

Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu
rutin perbulan, rutin non perbulan dan sesekali. Rutin perbulan meliputi :
Gaji pokok : Rp 15.510.000
Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000
Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000
Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000
Total : Rp 46.100.000/bulan
Total Pertahun : Rp 554.000.000

Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni.
Gaji ke-13 :Rp 16.400.000
Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000
Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu:

Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan
Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU

Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000. Woww.. pantas jika mereka mengejar kursi DPR, belum lagi dana pensiunan yang mereka dapatkan ketika tidak lagi menjabat.

dpr
Ini salah satu bagian dari kerja DPR.. Ngorok di ruang sidang juga dibayar..

 

Sumber:
www.kabarinews.com
http://warnadunia.com/rahasia-kenapa…i-anggota-dpr/

4 thoughts on “Gaji DPR

  1. emiersurya

    Di malaysia Derajat & Gaji Guru Itu Sama dengan Dokter..

    Lah kalo Indo ?

  2. panah hujan

    Bapak berniat jadi anggota DPR juga? Hafal gitu rincian gajinya? Hahaha.

    Makasih atas wawasan barunya, Pak 🙂

  3. begotsa1 Post author

    trimakasih responnya. Berarti pa deddy memikirkan nasib guru juga. emang kasihan, guru yang secara real membangun bangsa ini tapi terppinggirkan.. sudah waktunya guru mendapatkan tempat yang layak (kehormatan, gaji, kesejahteraan, dan fasilitas). Mari pilih pemimpin yang konsen terhadap pendidikan..

  4. deddy chrisdiarto

    wah…wah… luaaar biasa !
    nah bagaimana dengan sertifikasi guru..?
    sekarang dipermasalahkan toh …
    padahal guru yang menerima tambahan gaji dari sertifikasi tidak seberapa.
    Coba pikir kalau guru terima tambahan gaji pasti yang dilakukan adalah memikirkan bagaimana melanjutkan pendidikan S2, S3 dst… dst
    nah kalo anggota … pasti yang dipikirkan bagaimana tambah istri, tambah mobil, tambah rumah dst. dst… ya toh !

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.