Seminar Nasional Basic Science VII
Gedung Widyaloka, Sabtu 20 Februari 2010 Universitas Brawijaya

Ini info seminar dari sahabatku Widodo, Ph.D (dosen Universitas Brawijaya). Info disadur tanpa di edit atau ditambahi. Info lain ada di         web basic science.

Peningkatan emisi bumi akibat aktivitas manusia menyebabkan perubahan iklim global yang ditandai dengan meningkatnya suhu bumi (global warming). Global warming telah berdampak pada perubahan iklim yang bermuara pada kegagalan panen dan kerusakan ekosistem. Perubahan iklim juga menyebabkan migrasi burung dan serangga yang berpotensi memperluas sebaran penyakit-penyakit menular ke seluruh penjuru dunia. Dampak perubahan iklim global sudah mempengaruhi perkembangan sosial dan ekonomi di Indonesia. Sehingga perlu langkah-langkah konkrit berupa ROADMAP mengenai penanggulangan akibat perubahan iklim dan pengurangan emisi di Indonesia.Perumusan ROADMAP tersebut sangat mendesak mengingat cepatnya perkembangan wilayah regional Jawa Timur pada aspek industri, pertanian dan perdagangan yang tidak didukung oleh kebijakan strategis untuk pengurangan emisi. Disamping itu, euforia otonomi daerah telah melahirkan banyak kebijakan pengembangan wilayah yang merusak lingkungan.
Sedikitnya ada 5 hal penting yang perlu segera dirumuskan untuk pengurangan emisi dan penanggulangan perubahan iklim global yaitu:

  1. Penghematan energi melalui paket kebijakan pemerintah untuk memperbaiki sistem transportasi, penerapan peraturan ambang emisi pada kendaraan bermotor, keringanan pajak, pengawasan melekat Ijin Mendirikan Bangungan dan Industri, pengembangan sistem penerangan kota dan insentif untuk konversi BBM dengan Gas/ BBN / Green Energy.
  2. Penggunaan energi nonfosil/ renewable energy melalui political will pemerintah untuk bekerja sama dengan perguruan tinggi dan pihak swasta untuk bekerjasama memperoleh energi baru yang ramah lingkungan.
  3. Pengembangan taman, kawasan hijau, advokasi dan pendidikan lingkungan kepada masyarakat.
  4. Revitalisasi fungsi hutan, pesisir dan kawasan lindung sebagai sumber ekonomi yang berbasis ekowisata dan agro-farma-industri.
  5. Revitalisasi pertanian berdasarkan ECOFARMING.

Kami keluarga besar FMIPA – Universitas Brawijaya sebagai bagian dari elemen bangsa Indonesia ingin memberi kontribusi untuk terbentuknya ROADMAP tersebut. Oleh karena itu kami mengadakan seminar ini yang akan mengundang para industriawan, pemerintah, pendidik, ilmuwan, dan tokoh masyarakat untuk berdiskusi menggagas konsep pengembangan wilayah khususnya Jawa Timur yang peduli terhadap perubahan iklim dunia.

Keynote Speakers
  1. Dr. Malcolm D. McLeod Research School of Chemistry
    Australian National University, Canberra
    “New Trend Research on Eco-Friendly Technology for Medic and Agriculture”
  2. Dr.Eng. Brian Yuliarto, M.Eng. Dewan pakar ICMI; Director of INDENI; Dosen ITB
    “Energy Policy for Mitigation of Climate Change in Indonesia”
  3. Dr.Eng. H. Sarjono, M.Eng. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
    “Implementation Progress of Renewable Energy in Indonesia”
Nama Seminar
“SEMINAR NASIONAL BASIC SCIENCE VII FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS BRAWIJAYA”


Tujuan Seminar
Seminar ini bertujuan :

  1. Menyusun ROADMAP pengembangan wilayah yang berdasar konsep pembangunan berkelanjutan.
  2. Wahana diskusi antar peneliti bidang MIPA, industri dan masyarakat untuk ilmu dan teknologi baru yang eco-friendly dan sustainable terutama di bidang energi, mitigasi bencana, kesehatan dan pangan.
  3. Mensinergikan ilmu yang diperoleh di masyarakat (universitas, lembaga penelitian dan industri) terhadap kebijakan yang mungkin diambil oleh pemerintah.
Topik Seminar
Topik Seminar meliputi :

  • Lingkungan
  • Energi
  • Kesehatan
  • Pangan
  • Eksplorasi
  • Pemodelan dan Simulasi
  • Bidang lain yang relevan