Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 75 Tahun 2009 tentang UN SMP/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, SMA/Madrasah Aliyah (MA), SMA Luar Biasa (LB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Ajaran 2009/2010 yang itu ditetapkan di Jakarta, 13 Oktober 2009, dinyatakan bahwa pelaksanaan UN:

UN utama
–  SMA, MA, SMA LB, dan SMK : Minggu ketiga Maret 2010.
–  SMP, MTs, dan SMP LB, : Minggu keempat Maret 2010.
UN susulan : Seminggu setelah UN utama.
Ujian praktik kejuruan untuk siswa SMK : sebelum UN utama.

Berdasarkan informasi dari Kompas Online, bahwa Sekretaris Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Edy Tri Baskoro mengatakan, “Penyelenggaraan UN dipercepat karena akan ada dua kali ujian, yakni ujian utama dan ujian ulangan bagi siswa yang tidak lulus.

“Kami ingin memberikan kesempatan kedua kepada anak didik supaya lebih adil. Kalau nilai UN pertama belum memenuhi standar kelulusan karena mungkin ketika ujian kondisinya sedang kurang sehat, dia akan bisa mengulang pada saat ujian ulangan. Intinya kami ingin penyelenggaraan ujian nasional lebih baik,” kata Baskoro.

Perubahan pada UN bukan hanya pada jadwal, tetapi juga nilai batas lulus. Berdasarkan Permendiknas No 75/2009 disebutkan bahwa peserta UN dinyatakan lulus apabila memiliki rata-rata nilai minimal 5,5 untuk semua mata pelajaran yang diujikan. Khusus untuk SMK, nilai mata pelajaran praktik kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung nilai rata-rata UN.

Update: Informasi terbaru UN : tanggal 15 Maret 2010.