UN pasti diadakan, itulah yang disampaikan oleh pemerintah dalam banyak kesempatan. Karena bagi pemerintah, UN mempunyai banyak arti terutama untuk pemetaan pendidikan di Indonesia. Hanya saja, UN yang tadinya akan menggunakan sistem exchange place (baca campur) untuk beberapa SMA yang mempunyai wilayah berdekatan, tidak jadi dilakukan. Ini terjadi, setelah dari hasil evaluasi dan simulasi yang dilakukan oleh pemerintah ternyata menemukan banyak kendala, terutama untuk sekolah-sekolah yang berada di daerah terpencil. Tul khan, seperti tulisan Saya di web ini, bahwa UN memang menyimpan banyak masalah, jika akan dilakukan seperti halnya pelaksanaan seleksi masuk PTN.

Pembatalan ini berarti bahwa pemerintah dan BSNP mengabaikan SK yang dibuat oleh pemerintah pada periode sebelumnya, bahwa UN akan dilakukan secara exchange place. Dan inipula menunjukkan ketidaktahuan pemerintah di periode sebelumnya akan pemetaan pendidikan di Indonesia terutamadistribusi sekolah yang sangat tersebar. Belum lagi kualitas masing-masing sekolah yang tidak merata, juga meninggalkan masalah sendiri.

Pelaksanaan UN yang tadinya akan dilaksanakan pada tanggal 15 maret 2010, juga berubah. Info pelaksanaan UN terbaru:

– UN utama SMA/MA: 22-26 Maret 2010
– UN susulan: 29 Maret – 5 April 2010
– UN ulangan: bulan Mei 2010

– UN SMP utama: 29 Maret-1 April 2010
– UN SMP susulan : 5-8 April 2010

Pemerintah..pemerintah… kok tidak pernah belajar bagaimana mengelola sistem pendidikan dengan baik, meski Indonesia sudah merdeka lama. Paling tidak bisa mengadopsi hal-hal baik dari sistem pendidikan di negara maju..