begotsantoso.com

Untuk Pendidikan Yang Lebih Baik..

Archive for the ‘Serba-serbi’ Category

tungdesemTung Desem Waringin (TDW) memang gila. Motivator nomor satu di Indonesia ini akan membagikan tiket seminar senilai Rp. 4.933.500,- dan e-book senilai Rp. 250.000,- . Baik tiket maupun e-book diberikan secara free alias tidak bayar. Dan bahkan Anda peminat seminar-seminar TDW akan dimanjakan dengan undian berbagai macam hadiah seperti i-phone, tv plasma, sepeda motor, dan lain-lain senilai Rp 50.000.000,- Ini tak lepas dari cara promosi yang unik atas pendirian TDW University pada tanggal 15 April 2009 mendatang. Anda tertarik? Klik disini . Buruan, karena jumlahnya terbatas, atau anda bisa klik:

Seminar gratis TDW

Orang tua dan Internet

Pagi tadi jam 6 saya di telpun oleh orang tua siswa dan menanyakan bagaimana mengakses pengumuman usm itb. Saya baru nyadar kalo orang tua sekarang sudah familiar dengan website, email, dan browsing. Hari gene internet memang mulai menjadi kebutuhan primer. Ini tidak terlepas oleh peran PTN (Perguruan Tinggi Negeri) dimana Pendaftaran penerimaan mahasiswa baru yang dilakukan secara mandiri oleh PTN (perguruan tinggi negeri) dilakukan by online. Ini menuntut  orang tua yang anaknya di SMA, tau dunia perinternetan.

Dikalangan masyarakat umum, internet sudah mulai sangat popular. Terlebih dengan hadirnya website yang menawarkan links pertemanan seperti friendster.com, h15, facebook.com, dan lain-lain membuat internet semakin popular. Bahkan kehadiran moda pertemanan facebooks, guru-guru disekolah, siswa dari level SD sampai dengan SMA, mahasiswa, ibu rumah tangga, dan karyawan setiap hari tengah berasik ria didepan laptop atau PC untuk hanya sekedar membuat pernyataan, nge-add teman baru, upload foto dan berkomentar di wall to wall. Hanya sedikit orang yang memanfaatkan facebook untuk mencari job, memasarkan produk dan internet marketing lainnya.

Berdasarkan riset, kehadiran facebook mendongkrak penjualan perangkat electronic dan sumber inspirasi produsen menciptakan produk terkoneksi internet seperti blackberry, hp dengan berteknologi wifi, bluetooth, HSDPA serta menjamurnya mini note yang menawarkan koneksi internet. Bahkan produk mini note sekarang menawarkan penggunaan baterai 6 cell dengan  pemakaian  kurang lebih 4 jam dan luar biasanya mini note sekarang umumnya di patok harga 5 jutaan. Bandingkan dengan harga 3 tahunan lalu, computer jinjing mini berharga tidak kurang dari 10 jt.

Kemajuan teknologi internet ini dapat dipandang sebagai hal positip, karena bisa mengakses dunia dengan ujung jari, tetapi disatu sisi pancaran gelombang elektromagnetik yang dihasilkan dari signyal dan perangkat elektronik merupakan radikal bebas yang dapat menimbulkan mutasi pada sel tubuh manusia. Dan efeknya berbagai penyakit degenerative akan timbul dan bahkan mungkin saja terjadi munculnya tumor dan akhirnya menjadi kanker. Melihat monitor hp, laptop atau PC dengan waktu lama akan membuat mata berkunang-kunang, pusing, menurunkan tingkat kecerdasan dan malas melakukan aktifitas apapun. Penelitian baru-baru ini yang disadur koran media Indonesia, laki-laki yang menggunakan hp 4 jam sehari, akan menurunkan produksi sperma hingga 40%. Menakutkan juga ya.

  • 1 Comment
  • Filed under: Serba-serbi
  • Ini berita baik bagi pendidikan kita. Diknas menaikkan anggaran beasiswa bagi siswa miskin. diambil dari roll.co.id.

    Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) berencana menaikkan beasiswa miskin sebanyak lima kali lipat di tahun 2009 dibanding tahun sebelumnya dengan tujuan mengurangi pelajar putus sekolah sebagai dampak krisis global.

    Jakarta,13/3 (Regional.Roll) – Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) berencana menaikkan beasiswa miskin sebanyak lima kali lipat di tahun 2009 dibanding tahun sebelumnya dengan tujuan mengurangi pelajar putus sekolah sebagai dampak krisis global.

    Sekjen Depdiknas Dodi Nandika di sela-sela acara Jambore Paskibra (pasukan pengibar bendera) “Atraksi (Ajang interaksi siswa) Merah Putih” di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, Jum`at mengatakan beasiswa miskin tersebut diberikan kepada pelajar SD, SMP dan SMA serta mahasiswa di seluruh Indonesia.

    “Dengan pemberian beasiswa ini, diharapkan tidak ada lagi siswa miskin yang putus sekolah. Juga meringankan beban orangtua di masa sulit seperti ini,” kata Dodi.

    Dia mengatakan pemberian beasiswa miskin ini sudah dilakukan oleh Depdiknas sejak 2008, akan tetapi melihat dampak krisis yang akan dialami pada 2009, maka tahun ini jumlah dan besaran beasiswa ditambah.

    Dodi mengatakan total anggaran beasiswa yang sebelumnya Rp646,848 miliar, dinaikkan menjadi Rp1 trilun hanya untuk 2009. Ia tidak merinci lebih lanjut berapa jumlah sekolah dan jumlah siswa yang akan diberikan beasiswa tersebut. “Kita akan berikan secepatnya pada semester ini,” katanya.

    Untuk beasiswa miskin siswa TK dan SD yang berjumlah 600.000 siswa pada 2009, dinaikkan jumlahnya menjadi 1,7 juta siswa pada 2009.

    Sedangkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD dinaikkan dari Rp254.000 per siswa per tahun menjadi rata-rata per kabupaten Rp397.000 per siswa per tahun pada 2009.

    Dodi mengatakan besaran dana BOS untuk masing-masing daerah berbeda tergantung karakteristik daerahnya.

    “Bahkan, ada yang naik sampai 1,5 kali lipat,” katanya.

    Depdiknas juga memberikan bantuan pendidikan bagi siswa SD anak pegawai negeri sipil (PNS) golongan I dan II dan Tamtama TNI/Polri yang besarannya Rp250.000 per siswa per tahun.

    Dodi melanjutkan sesuai dengan surat Mendiknas Bambang Sudibyo nomor 186/MPN/KU/2008 tertanggal 2 Desember 2009 tentang BOS tahun anggaran 2009 yang ditujukan kepada para gubernur, bupati/wali kota seluruh Indonesia disebutkan, Depdiknas telah menetapkan BOS untuk anggaran 2009 dinaikkan rata-rata 50 persen dari tahun anggaran 2008.

    Sehingga dana BOS SD/MI Negeri dan swasta pada tahun 2009 di Kabupaten ditetapkan sebesar Rp397.000 per siswa per tahun dan untuk SD/MI di Kota sebesar Rp400.000 per siswa per tahun.

    Sebelumnya pada 2008, BOS untuk SD/MI hanya sebesar Rp254.000,- per siswa per tahun.

    Sedangkan dana BOS SMP/MTs negeri dan swasta pada tahun 2009 ditetapkan untuk di kabupaten Rp570.000 per siswa per tahun dan untuk di Kota sebesar Rp575.000 per siswa per tahun.

    Sebelumnya dana BOS 2008 untuk SMP/MTs negeri dan swasta hanya Rp 354.000, per siswa per tahun.

    “Dengan kenaikan kesejahteraan guru PNS dan kenaikan BOS sejak Januari 2009, semua SD dan SMP negeri harus membebaskan siswa dari biaya operasional sekolah kecuali sekolah pada kategori Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI),” lanjut Dodi.

    Untuk tingkat SMA/SMK dengan menggunakan dana bantuan manajemen mutu (BOMM) yang besarannya mendapat Rp90 ribu sampai Rp120 ribu per siswa per tahun.

    sumber : roll.co.id

    Celana Dalam Anti Bau

    Bagi Anda yang suka malas ganti celana dalam, penemuan di Tokyo ini merupakan kabar baik yang sayang jika terlewatkan.

    Tokyo – Para ilmuwan ruang angkasa Jepang berhasil menciptakan pakaian dan celana dalam anti bau. Pakaian ini tetap tidak berbau meski terus digunakan selama lebih dari seminggu!

    Koichi Wakata, astronot pertama Jepang yang tinggal di International Space Station (ISS) dipilih untuk menguji coba pakaian yang dinamakan J-ware itu.

    “Dia (Wakata) bisa memakai celana dalamnya lebih dari seminggu,” kata Koji Yanagawa, pejabat badan eksplorasi angkasa Jepang, Japanese Aerospace Exploration Agency seperti dilansir Reuters, Rabu (25/3/2009).

    Pakaian Wakata itu dikembangkan oleh periset Yoshiko Taya. Pakaian itu didesain untuk membunuh bakteri, menyerap air dan kering dengan cepat. Pakaian itu juga tahan api dan tetap nyaman dikenakan serta modis.

    Astronot Jepang Takao Doi juga menguji coba pakaian itu selama misi ke ruang angkasa tahun lalu. Menurut Yanagawa, meskipun habis berolah raga keras, pakaian Doi tetap kering.

    “Astronot-astronot lain sangat keringatan, tapi dia tidak. Dia tidak perlu menggantung pakaiannya supaya kering,” kata Yanagawa.

    Dengan adanya pakaian J-ware ini bisa mengurangi jumlah pakaian yang perlu dibawa astronot ke ruang angkasa. Badan antariksa Jepang berencana menyediakan pakaian ini untuk NASA dan lainnya begitu pengembangan produk ini selesai. (sumber: detiknews.com)

  • 5 Comments
  • Filed under: Serba-serbi
  • Cara Mudah Membunuh Masa Depan Anak

    Anak adalah buah hati kita. Memberikan sesuatu yang terbaik sepantasnya kita lakukan terhadap buah hati tersebut, termasuk dalam masalah pendidikan. Tidak ada satu orang tuapun yang berharap anaknya berkelakuan buruk dan kurang berprestasi di sekolah. Untuk itu orang tua selalu berusaha semaksimal mungkin memberi dukungan dan lingkungan terbaik untuk pertumbuhan anak mereka. Harapannya, agar anak bisa tumbuh secara normal mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya. 

    Masa anak adalah masa yang kritis. Karena di masa itulah semua potensi dikembangkan, baik fisik, emosional, kecerdasan, dan lain lain. Memberikan perlakuan yang salah pada mereka sama saja dengan membunuh masa depannya. Tetapi tidak jarang para orang tua tidak sadar dengan apa yang dilakukan terhadap anaknya, sehingga menimbulkan hal yang tidak baik dalam perkembangan anak. Untuk menghindari perlakuan-perlakuan yang tidak menguntungkan bagi perkembangan anak, maka sudah sepatutnya kita mengetahui perlakuan salah terhadap anak sehingga bisa jadi dapat membunuh masa depannya. 

    Dalam sebuah situs Indonesia Interactive ,yang konsen terhadap permasalahan anak, mendeskripsikan perlakuan salah terhadap anak adalah sebagai berikut:

    • Menunjukkan ketidakpedulian kepada anak, jarang memberi tanggapan terhadap permintaan sekolah aau lembaga pendidikan anak tentang informasi, pertemuan-pertemuan atau kunjungan rumah.
    • Menolak keberadaan dan atau menyalahkan anak untuk masalah-masalah di sekolah atau di rumah.
    • Meminta guru untuk menggunakan disiplin fisik yang keras jika anak melakukan hal-hal yang menyimpang.
    • Memandang anak sebagai sesuatu yang benar-benar buruk, tidak berharga atau menjadi beban.
    • Menuntut kesempurnaan dari penampilan fisik atau akademis, yang tidak dapat dipenuhi anak.
    • Memenuhi kebutuhan emosional anak, seperti pengasuhan, perhatian dan kepuasan anak secara berlebihan.
    • Menunjukkan adanya konflik, ragu-ragu atau tidak mau memberikan penjelasan terhadap luka anak pada sekolah atau lembaga pendidikan tempat anak belajar.
    • Menggambarkan anak sebagai binatang, setan atau hal-hal negatif lainnya.
    • Menggunakan disiplin fisik yang kasar terhadap anak.
    • Tidak peduli terhadap anak.
    • Apatis atau depresi yang dapat mempengaruhi anak.
    • Bertingkah laku irasional atau aneh terhadap keinginannya yang menyebabkan anak menjadi korban.
    • Secara terus menerus menyalahkan, mengecilkan arti atau menyamaratakan anak.
    • Tidak memperhatikan anak dan menolak tawaran untuk dibantu menyelesaikan permasalahan anaknya di sekolah.
    • Secara nyata menolak anak.

     Dengan mengetahui beberapa deskripsi di atas, maka kita sebagai orang tua tentunya bisa menggunakan sebagai cerminan terhadap apa yang kita lakukan terhadap anak yang kita cintai. Jangan apa yang kita anggap benar  dalam memperlakukan anak selama ini malah memperburuk keadaan dan dapat membunuh masa depan mereka.

    Gaji DPR

    Kenapa ya banyak orang ngejar menjadi anggota DPR? Alasannya sederhana, karena gaji DPR luar biasa..

     

    Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu
    rutin perbulan, rutin non perbulan dan sesekali. Rutin perbulan meliputi :
    Gaji pokok : Rp 15.510.000
    Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000
    Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
    Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
    Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000
    Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000
    Total : Rp 46.100.000/bulan
    Total Pertahun : Rp 554.000.000

    Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni.
    Gaji ke-13 :Rp 16.400.000
    Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000
    Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu:

    Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan
    Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU

    Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000. Woww.. pantas jika mereka mengejar kursi DPR, belum lagi dana pensiunan yang mereka dapatkan ketika tidak lagi menjabat.

    dpr
    Ini salah satu bagian dari kerja DPR.. Ngorok di ruang sidang juga dibayar..

     

    Sumber:
    www.kabarinews.com
    http://warnadunia.com/rahasia-kenapa…i-anggota-dpr/

  • 4 Comments
  • Filed under: Serba-serbi
  • img_2725Lain ladang, lain ikannya. Lain anak, lain pula gaya belajarnya. Pepatah di atas memang pas untuk menjelaskan fenomena bahwa tak semua anak punya gaya belajar yang sama. Meskipun mereka bersekolah di sekolah atau bahkan duduk di kelas yang sama.

    Kemampuan setiap anak dalam memahami dan menyerap pelajaran sudah pasti berbeda tingkatnya. Ada yang cepat, sedang dan ada pula yang sangat lambat. Karenanya, mereka seringkali harus menempuh cara berbeda untuk bisa memahami sebuah informasi atau pelajaran yang sama.

    Sebagian siswa lebih suka jika belajar dengan cara membaca dari hasil tulisan guru di papan tulis. Tapi, sebagian siswa lain lebih suka menerima materi pelajaran dengan cara guru menyampaikannya secara lisan dan mereka mendengarkan untuk bisa memahaminya. Sementara itu, tidak sedikit siswa yang mempunyai model belajar dengan menempatkan guru tak ubahnya seorang penceramah. Guru diharapkan bercerita panjang lebar tentang beragam teori dengan segudang ilustrasinya, sementara para siswa mendengarkan sambil menggambarkan isi ceramah itu dalam bentuk yang hanya mereka pahami sendiri.

    Apa pun cara yang dipilih, gaya belajar menunjukkan mekanisme setiap individu menyerap sebuah informasi dari luar dirinya. Karenanya, jika kita bisa memahami perbedaan gaya belajar setiap anak dan memberikan materi pelajaran yang sesuai dengan gaya belajarnya akan memberikan hasil yang optimal bagi dirinya.

    Dalam buku Quantum teaching, ada beberapa tipe gaya belajar. Pertama, Gaya Belajar Visual. Gaya belajar seperti ini bercirikan harus melihat dulu buktinya baru bisa mempercayainya.

    Karakteristik yang khas gaya belajar visual: pertama adalah kebutuhan melihat sesuatu (informasi/pelajaran) secara visual, kedua teratur, memperhatikan segala sesuatu dan menjaga penampilan, ketiga mudah mengingat jika dengan gambar, dan lebih suka membaca daripada dibacakan.

    Pendekatan yang bisa digunakan agar anak bisa menerima  informasi / materi pelajaran secara optimal: pertama adalah menggunakan beragam bentuk grafis untuk menyampaikan informasi atau materi pelajaran. Perangkat grafis itu bisa berupa film, slide, gambar ilustrasi, coretan-coretan, kartu bergambar, catatan dan kartu-kartu gambar berseri yang bisa digunakan untuk menjelaskan suatu informasi secara berurutan.

    Gaya belajar kedua disebut gaya belajar auditorial atau gaya belajar yang mengandalkan pada pendengaran untuk bisa memahami dan mengingatnya. Karakteristik model belajar seperti ini benar-benar menempatkan pendengaran sebagai alat utama menyerap informasi atau pengetahuan. Artinya, anak harus mendengar, baru kemudian bisa mengingat dan memahami informasi yang diterimanya. Karakter yang lain bagi anak bertipe ini: perhatiannya mudah terpecah, dan jika belajar dengan cara menggerakkan bibir/bersuara saat membaca.

    Pendekatan yang bisa dilakukan bila anak memiliki kesulitan belajar seperti di atas: pertama, menggunakan tape perekam sebagai alat bantu. Alat ini digunakan merekam bacaan atau catatan yang dibacakan atau ceramah pengajar di depan kelas untuk kemudian didengarkan kembali. Dan yang kedua adalah dengan wawancara atau terlibat dalam kelompok diskusi. Sedang pendekatan ketiga yaitu dengan mencoba membaca informasi, kemudian diringkas dalam bentuk lisan dan direkam untuk kemudian didengarkan dan dipahami. Langkah terakhir adalah dengan melakukan review secara verbal dengan teman atau pengajar.

    Gaya belajar lain yang juga unik adalah yang disebut gaya belajar kinestetik yakni harus menyentuh sesuatu yang memberikan informasi tertentu agar bisa mengingatnya. Tentu saja, ada beberapa karekteristik gaya belajar seperti ini yang tak semua anak bisa melakukannya. Pertama adalah menerima informasi/pelajaran dengan cara menyentuh, berdiri berdekatan dan banyak bergerak. Sedang kedua, saat membaca sambil menunjuk tulisan. Karakter ketiga adalah anak tidak bisa/tahan duduk terlalu lama untuk mendengarkan pelajaran. Keempat, anak merasa bisa belajar lebih baik bila berjalan.

    Untuk anak yang memiliki karakteristik seperti di atas, pendekatan belajar yang mungkin bisa dilakukan adalah belajar berdasarkan atau melalui pengalaman dengan menggunakan berbagai model atau peraga, bekerja di laboratorium atau bermain sambil belajar. Cara lain yang juga bisa digunakan adalah secara tetap membuat jeda di tengah waktu belajar. Tak jarang, orang yang cenderung memiliki karakter Kinestetik juga akan lebih mudah menyerap dan memahami informasi dengan cara menjiplak gambar atau kata untuk belajar mengucapkannya atau memahami fakta.

     

    Penggunaan komputer bagi anak yang memiliki karakter kinestetik akan sangat membantu. Karena, dengan komputer ia bisa terlibat aktif dalam melakukan touch, sekaligus menyerap informasi dalam bentuk gambar dan tulisan. Selain itu, agar belajar menjadi efektif dan berarti, anak dengan karakter di atas disarankan untuk menguji memori ingatan dengan cara melihat langsung fakta di lapangan.

    (Disarikan dari: Tempo Interaktif & Quantum teaching)

    Anda di Sini

    IP

    www.opulsa.com