begotsantoso.com

Sekedar Curhat, Informasi, dan Sharing

Archive for the ‘Serba-serbi’ Category

cartoon-books-clipartUN benar-benar membuat panik siswa, sekalipun berasal dari SMA favorit. Setiap hari, ketika mengadakan tambahan ntah siang atau malam selalu dijubeli dengan siswa. Meski Saya memberi tambahan untuk mata pelajaran Biologi. Harusnya, jika dipersiapkan dengan betul, hari ini hingga waktu UN berlangsung, sudah waktunya siswa menghadapi minggu tenang. Apa yang perlu Anda persiapkan seminggu ini, sebelum menghadapi UN?

Persiapkan peralatan

Jangan meremehkan peralatan, meskipun hal sepele. Jika Anda tidak mempersiapkan dengan baik, maka akan membuat segalanya menjadi buyar. Usahakan membeli pensil , penghapus, penggaris, ballpoint, dan serutan. Karena Anda akan berkonsentrasi selama ujian, usahakan hal-hal yang kecil tersebut menjadi sandungan Anda. Membeli pensil harusnya lebih satu dan semuanya dalam keadaan sudah di serut. Hindari ketika mengerjakan soal Anda direpotkan dengan tumpulnya pensil, sehingga Anda menyerut selama ujian berlangsung. Untuk pensil, sebaiknya ujung yang satu runcing, sedangkan ujung lainnya tumpul. Ujung yang runcing digunakan untuk membulatkan bagian pinggir, sedangkan ujung yang tumpul untuk ditengah.

Jangan Stress

Setiap siswa akan menghadapi hal yang sama, yakni merasa belum siap ujian yang pada akhirnya membuat stress. Padahal stress dapat mengurangi tingkat kemampuan dalam mengerjakan soal hingga 50%. Hindari stress. Anggap persiapan selama 3 tahun ini sudah cukup. Tidak pernah dalam sejarah UN, siswa yang mampu mengerjakan seluruh mata pelajaran seratus persen benar. Ini yang perlu Anda pahami. So, tidak ada gunanya Anda stress yang justru akan merugikan Anda sendiri.

Hindari Masalah

Seperti ujian pada umumnya, UN juga membutuhkan persiapan mental yang baik agar dapat mengerjakan setiap soal secara optimal. Olehkarenanya, setiap ada masalah dengan teman, sahabat, orang tua, saudara dan lain-lain hendaknya secepatnya diselesaikan, sebelum pelaksanaan UN. Selain itu hindari percakapan atau perilaku apapun yang mendatangkan masalah baru. Ini penting, terutama untuk persiapan mental, sehingga Anda dapat mengerjakan setiap soal dengan menyenangkan dan tidak dibayangi dengan masalah.

Jaga Kesehatan

Percuma saja jika Anda mati-matian belajar tetapi pas hari H UN sakit. Olehkarenanya, jaga kesehatan. Jangan melakukan olahraga atau aktivitas yang berlebihan sehingga membuat badan menjadi sakit. Lakukan olahraga ringan untuk menjaga kebugaran. Konsumsi vitamin dan buah-buahan untuk menjada stamina. Jangan di forsir lagi belajar. Jangan sampai pada hari H UN Anda malah jenuh ketika menghadapi soal.

Apa yang perlu dipersiapkan menjelang UN

Yang perlu dipersiapkan terutama mental. Sehari menjelang ujian jangan mengerjakan lagi soal yang sifatnya hitungan, apalagi jika tidak di damping oleh pengajar/guru. Jika Anda merasa kesulitan mengerjakan akan menambah ke-stress-an Anda. Lebih baik mengulang pelajaran yang bersifat ingatan. Jika besuknya mau UN materi hitungan, Anda cukup mencoba mengingat rumus-rumus yang akan digunakan. Kecuali Anda sudah siap mental ketika tidak bisa mengerjakan soal tertentu.

Sikap terbaik setelah UN

Setiap selesai mengerjakan soal UN, pada siang hari tidak perlu membuka kembali soal yang sudah diujikan. Karena itu tidak akan pernah membantu menyelesaikan masalah. Lebih baik, mempersiapkan untuk UN di hari berikutnya. Jangan juga mencocokkan jawaban. Tinggalkan itu semua, dan persiapkan untuk menghadapi ujian dihari berikutnya.

Setelah semua rangkaian UN selesai, pasrahkan semua hasil pada Allah. Semoga apa yang Anda lakukan, mendapatkan hasil optimal. Jangan menunggu hasil UN dengan santai, karena setelah UN Anda akan menghadapi UAS dan even yang sangat menentukan hidup Anda, yakni seleksi PTN.

UN 2009, Ujian Kejujuran

Tepat seminggu lagi  dari hari ini, tepatnya tanggal 20 April 2009 bagi Anda yang sekarang duduk dikelas 3 SMA menghadapi babak terakhir yakni Ujian Nasional (UN). Dibanding tahun sebelumnya UN kali ini ada yang berbeda. Pertama, pass in grade (PIG) kelulusan naik, dari rata-rata seluruh bidang studi 5,25 menjadi 5,5. Yang kedua, melibatkan dosen dari beberapa PTN untuk mengawasi jalannya UN.

Sebenarnya jika ditelaah lebih lanjut, persyaratan kelulusan rata-rata 5,5 untuk semua bidang studi masih kecil. Dengan masa studi SMA selama 3 tahun harusnya jika siswa dididik secara maksimal bias mendapatkan angka jauh diatas itu. Tapi permasalahannya, pendidikan di Indonesia tidaklah merata. Kualitas guru, fasilitas pendidikan, bahan ajar seperti buku2, dan lain-lain tidak sama antara sekolah yang satu dengan yang lain. Jangankan di puncak jayawijaya yang nota bene jauh dari pusat kekuasaan, di pinggiran Jakarta saja masih ditemukan sekolah yang roboh dengan sendirinya. Memilukan..

Apa peranan dosen dalam UN? Mengapa UN harus diawasi?.

Kita tahu, UN di Indonesia menjadi momok bagi sebagian besar siswa. UN ibarat kartu mati yang harus dijauhi. Siswa umumnya hanya berharap lulus tanpa melakukan hal-hal yang wajar. Hukum alam seperti kerja keras akan mendapatkan hasil, belajar pangkal pandai, dan kata-kata motivasi lainnya tidak berarti. Kondisi ini diperparah dengan usaha kolektivitas guru, kepala sekolah bahkan pimpinan didaerah tersebut membentuk tim sukses untuk kelulusan UN. Ini benar-benar mencoreng wajah pendidikan kita. Guru, kepala sekolah dan orang-orang yang terlibat dalam proses pendidikan yang selama ini mengagungkan kejujuran di langgar sendiri. Yang ada hanya melakukan cara-cara instan, mengabaikan etika demi mengejar target kelulusan dan hanya untuk kepuasan semu.

Peranan dosen PTN inilah yang kita harap dapat meluruskan hal-hal negatip tentang UN. Dosen pulalah harapan kejujuran itu tercipta. Dengan pengalamannya menggelar perhelatan seleksi masuk PTN, dosen setidaknya bisa menjadi PANWASU (panitia pengawas ujian). Persoalannya seberapa banyak dosen yang dilibatkan dalam UN kali ini? Bagaimana dengan pelaksanaan UN yang jauh dari PTN?

UN, sebagai sarana evaluasi harusnya kita junjung tinggi. Di perhelatan inilah kualitas pendidikan Indonesia dipertaruhkan. Meningkatnya standar kelulusan jangan disikapi dengan reaktif. Dengan UN harusnya menjadi evaluasi bagi guru-guru disekolah dan semua yang terlibat dalam proses pendidikan, sejauh mana yang sudah diberikan ke siswa untuk mengubah pengetahuannya. Bukan malah mengotori dengan bentuk-bentuk kecurangan. Pada akhirnya, UN merupakan ujian kejujuran bagi semua komponen yang  terlibat dalam dunia pendidikan.

Pemilu oh pemilu

Kelemahan pemilu 2009:
1. Jumlah partai terlalu banyak sehingga membuat orang menjadi bingung mau milih yang mana. Idealnya jumlah partai maksimum 3, TIDAK 40 partai

logo-partai-pemilu-2009

2. Dengan teknik mencontreng membuat pemilih berkreasi dan menggambar semaunya.

tolol01
sumber: detik.com

3. Terlalu banyaknya caleg, tingkat persaingan menjadi tinggi, dan berpotensi menjadi gila, jika kalah dalam pemilu.

geblek1

  • 3 Comments
  • Filed under: Serba-serbi
  • Nyontreng Siapa ya?

    contrengKemarin tanggal 8 April 2009, pa RT dimana Saya tinggal datang ke rumah mengantarkan surat untuk acara “nyontreng” besuk harinya. Tadi, jam 11.00 WIB Saya berangkat ke TPS kurang lebih 20 meter dari rumah. Sebenarnya Saya sendiri tidak terlalu berminat dengan acara pesta demokrasi seperti ini. Menurutku, acara semacam ini lebih pada menghabiskan dana milyaran rupiah, sedangkan hasilnya tidak terlalu menggembirakan. Kenapa? Anggota legislatif yang kita pilih tetap saja banyak yang korup meskipun sudah mendapatkan gaji yang besar. Ini salah siapa?

    Pada acara “hura-hura” politik sebelumnya, meskipun selalu memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), sudah dewasa, dan memenuhi syarat untuk memilih, saya tidak pernah menggunakan hak Saya. Karena Saya beranggapan, satu suara Saya tidak mengubah apapun termasuk mental para pemimpin dinegeri ini. Bukan pesimis, tetapi melimpahnya berita di TV kasus korupsi oleh anggota dewan membuat “males” pergi ke TPS. Keikutsertaan Saya untuk memilih tahun ini karena “sungkan” dengan pa RT yang rumahnya persis disebelah.

    Akhirnya, acara men “contreng” telah tiba. Saya dihadapkan dengan beberapa kertas superbesar melebihi lebarnya meja untuk mencontreng. Saya milih siapa? Bingung. Partainya terlalu banyak. Calon anggota dewan terlalu banyak. Kalo saya ingin memilih yang terbaik, saya harus tahu masing-masing calon anggota dewan, sehingga saya bisa membandingkannya. Saya musti punya referensi yang cukup. Atau mungkin perlu bawa laptop terkoneksi internet, bawa textbook, bawa Koran, bawa brosur-brosur partai dan sejenisnya. Bisa-bisa berada dibilik suara 5 jam lamanya.

    Ketidakpedulian Saya terhadap iklan, baliho, dan lain-lain terhadap calon / anggota dewan, membuat Saya bingung sendiri. Trus, pada akhirnya ide itu datang. Saya harus memilih yang tercantik atau yang tertampan. Karena paling tidak Saya bisa menjawab jika ada pertanyaan kenapa kok milih itu. Saya bisa menjelaskan alasannya. Tapi masalahnya,  yang ditampilkan foto hanya DPD. Pusing-pusing. Ya udah, Saya mencontreng gambar partai saja. Gimana caranya? Ya memilih gambar yang saya sukai he..he.. Bersyukurlah partai politik, yang ketika mendesain logo melibatkan ahli. Pasti Saya contreng. Kenapa keputusan ini Saya ambil? Alasan sederhana : tidak tau calon dan waktu mencontreng terbatas. Tapi kenapa JK (Jusuf Kalla) hanya 5 menit di bilik? Jangan-jangan sudah dicontreng dari rumah, he..he.. (intermezzo).

    Kelemahan pesta demokrasi kita:
    1.  Jumlah partai terlalu banyak
    2.  Platfon partai tidak jelas
    3.  Program kerja hampir semua partai sama
    4.  Calon kurang merakyat
    5. Datang ke kampanye terbuka bukan karena calon, tapi karena dangdut

  • 1 Comment
  • Filed under: Serba-serbi
  • tungdesemTung Desem Waringin (TDW) memang gila. Motivator nomor satu di Indonesia ini akan membagikan tiket seminar senilai Rp. 4.933.500,- dan e-book senilai Rp. 250.000,- . Baik tiket maupun e-book diberikan secara free alias tidak bayar. Dan bahkan Anda peminat seminar-seminar TDW akan dimanjakan dengan undian berbagai macam hadiah seperti i-phone, tv plasma, sepeda motor, dan lain-lain senilai Rp 50.000.000,- Ini tak lepas dari cara promosi yang unik atas pendirian TDW University pada tanggal 15 April 2009 mendatang. Anda tertarik? Klik disini . Buruan, karena jumlahnya terbatas, atau anda bisa klik:

    Seminar gratis TDW

    Orang tua dan Internet

    Pagi tadi jam 6 saya di telpun oleh orang tua siswa dan menanyakan bagaimana mengakses pengumuman usm itb. Saya baru nyadar kalo orang tua sekarang sudah familiar dengan website, email, dan browsing. Hari gene internet memang mulai menjadi kebutuhan primer. Ini tidak terlepas oleh peran PTN (Perguruan Tinggi Negeri) dimana Pendaftaran penerimaan mahasiswa baru yang dilakukan secara mandiri oleh PTN (perguruan tinggi negeri) dilakukan by online. Ini menuntut  orang tua yang anaknya di SMA, tau dunia perinternetan.

    Dikalangan masyarakat umum, internet sudah mulai sangat popular. Terlebih dengan hadirnya website yang menawarkan links pertemanan seperti friendster.com, h15, facebook.com, dan lain-lain membuat internet semakin popular. Bahkan kehadiran moda pertemanan facebooks, guru-guru disekolah, siswa dari level SD sampai dengan SMA, mahasiswa, ibu rumah tangga, dan karyawan setiap hari tengah berasik ria didepan laptop atau PC untuk hanya sekedar membuat pernyataan, nge-add teman baru, upload foto dan berkomentar di wall to wall. Hanya sedikit orang yang memanfaatkan facebook untuk mencari job, memasarkan produk dan internet marketing lainnya.

    Berdasarkan riset, kehadiran facebook mendongkrak penjualan perangkat electronic dan sumber inspirasi produsen menciptakan produk terkoneksi internet seperti blackberry, hp dengan berteknologi wifi, bluetooth, HSDPA serta menjamurnya mini note yang menawarkan koneksi internet. Bahkan produk mini note sekarang menawarkan penggunaan baterai 6 cell dengan  pemakaian  kurang lebih 4 jam dan luar biasanya mini note sekarang umumnya di patok harga 5 jutaan. Bandingkan dengan harga 3 tahunan lalu, computer jinjing mini berharga tidak kurang dari 10 jt.

    Kemajuan teknologi internet ini dapat dipandang sebagai hal positip, karena bisa mengakses dunia dengan ujung jari, tetapi disatu sisi pancaran gelombang elektromagnetik yang dihasilkan dari signyal dan perangkat elektronik merupakan radikal bebas yang dapat menimbulkan mutasi pada sel tubuh manusia. Dan efeknya berbagai penyakit degenerative akan timbul dan bahkan mungkin saja terjadi munculnya tumor dan akhirnya menjadi kanker. Melihat monitor hp, laptop atau PC dengan waktu lama akan membuat mata berkunang-kunang, pusing, menurunkan tingkat kecerdasan dan malas melakukan aktifitas apapun. Penelitian baru-baru ini yang disadur koran media Indonesia, laki-laki yang menggunakan hp 4 jam sehari, akan menurunkan produksi sperma hingga 40%. Menakutkan juga ya.

  • 0 Comments
  • Filed under: Serba-serbi
  • Ini berita baik bagi pendidikan kita. Diknas menaikkan anggaran beasiswa bagi siswa miskin. diambil dari roll.co.id.

    Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) berencana menaikkan beasiswa miskin sebanyak lima kali lipat di tahun 2009 dibanding tahun sebelumnya dengan tujuan mengurangi pelajar putus sekolah sebagai dampak krisis global.

    Jakarta,13/3 (Regional.Roll) - Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) berencana menaikkan beasiswa miskin sebanyak lima kali lipat di tahun 2009 dibanding tahun sebelumnya dengan tujuan mengurangi pelajar putus sekolah sebagai dampak krisis global.

    Sekjen Depdiknas Dodi Nandika di sela-sela acara Jambore Paskibra (pasukan pengibar bendera) “Atraksi (Ajang interaksi siswa) Merah Putih” di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, Jum`at mengatakan beasiswa miskin tersebut diberikan kepada pelajar SD, SMP dan SMA serta mahasiswa di seluruh Indonesia.

    “Dengan pemberian beasiswa ini, diharapkan tidak ada lagi siswa miskin yang putus sekolah. Juga meringankan beban orangtua di masa sulit seperti ini,” kata Dodi.

    Dia mengatakan pemberian beasiswa miskin ini sudah dilakukan oleh Depdiknas sejak 2008, akan tetapi melihat dampak krisis yang akan dialami pada 2009, maka tahun ini jumlah dan besaran beasiswa ditambah.

    Dodi mengatakan total anggaran beasiswa yang sebelumnya Rp646,848 miliar, dinaikkan menjadi Rp1 trilun hanya untuk 2009. Ia tidak merinci lebih lanjut berapa jumlah sekolah dan jumlah siswa yang akan diberikan beasiswa tersebut. “Kita akan berikan secepatnya pada semester ini,” katanya.

    Untuk beasiswa miskin siswa TK dan SD yang berjumlah 600.000 siswa pada 2009, dinaikkan jumlahnya menjadi 1,7 juta siswa pada 2009.

    Sedangkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD dinaikkan dari Rp254.000 per siswa per tahun menjadi rata-rata per kabupaten Rp397.000 per siswa per tahun pada 2009.

    Dodi mengatakan besaran dana BOS untuk masing-masing daerah berbeda tergantung karakteristik daerahnya.

    “Bahkan, ada yang naik sampai 1,5 kali lipat,” katanya.

    Depdiknas juga memberikan bantuan pendidikan bagi siswa SD anak pegawai negeri sipil (PNS) golongan I dan II dan Tamtama TNI/Polri yang besarannya Rp250.000 per siswa per tahun.

    Dodi melanjutkan sesuai dengan surat Mendiknas Bambang Sudibyo nomor 186/MPN/KU/2008 tertanggal 2 Desember 2009 tentang BOS tahun anggaran 2009 yang ditujukan kepada para gubernur, bupati/wali kota seluruh Indonesia disebutkan, Depdiknas telah menetapkan BOS untuk anggaran 2009 dinaikkan rata-rata 50 persen dari tahun anggaran 2008.

    Sehingga dana BOS SD/MI Negeri dan swasta pada tahun 2009 di Kabupaten ditetapkan sebesar Rp397.000 per siswa per tahun dan untuk SD/MI di Kota sebesar Rp400.000 per siswa per tahun.

    Sebelumnya pada 2008, BOS untuk SD/MI hanya sebesar Rp254.000,- per siswa per tahun.

    Sedangkan dana BOS SMP/MTs negeri dan swasta pada tahun 2009 ditetapkan untuk di kabupaten Rp570.000 per siswa per tahun dan untuk di Kota sebesar Rp575.000 per siswa per tahun.

    Sebelumnya dana BOS 2008 untuk SMP/MTs negeri dan swasta hanya Rp 354.000, per siswa per tahun.

    “Dengan kenaikan kesejahteraan guru PNS dan kenaikan BOS sejak Januari 2009, semua SD dan SMP negeri harus membebaskan siswa dari biaya operasional sekolah kecuali sekolah pada kategori Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI),” lanjut Dodi.

    Untuk tingkat SMA/SMK dengan menggunakan dana bantuan manajemen mutu (BOMM) yang besarannya mendapat Rp90 ribu sampai Rp120 ribu per siswa per tahun.

    sumber : roll.co.id

    Celana Dalam Anti Bau

    Bagi Anda yang suka malas ganti celana dalam, penemuan di Tokyo ini merupakan kabar baik yang sayang jika terlewatkan.

    Tokyo - Para ilmuwan ruang angkasa Jepang berhasil menciptakan pakaian dan celana dalam anti bau. Pakaian ini tetap tidak berbau meski terus digunakan selama lebih dari seminggu!

    Koichi Wakata, astronot pertama Jepang yang tinggal di International Space Station (ISS) dipilih untuk menguji coba pakaian yang dinamakan J-ware itu.

    “Dia (Wakata) bisa memakai celana dalamnya lebih dari seminggu,” kata Koji Yanagawa, pejabat badan eksplorasi angkasa Jepang, Japanese Aerospace Exploration Agency seperti dilansir Reuters, Rabu (25/3/2009).

    Pakaian Wakata itu dikembangkan oleh periset Yoshiko Taya. Pakaian itu didesain untuk membunuh bakteri, menyerap air dan kering dengan cepat. Pakaian itu juga tahan api dan tetap nyaman dikenakan serta modis.

    Astronot Jepang Takao Doi juga menguji coba pakaian itu selama misi ke ruang angkasa tahun lalu. Menurut Yanagawa, meskipun habis berolah raga keras, pakaian Doi tetap kering.

    “Astronot-astronot lain sangat keringatan, tapi dia tidak. Dia tidak perlu menggantung pakaiannya supaya kering,” kata Yanagawa.

    Dengan adanya pakaian J-ware ini bisa mengurangi jumlah pakaian yang perlu dibawa astronot ke ruang angkasa. Badan antariksa Jepang berencana menyediakan pakaian ini untuk NASA dan lainnya begitu pengembangan produk ini selesai. (sumber: detiknews.com)

  • 5 Comments
  • Filed under: Serba-serbi
  • Anak adalah buah hati kita. Memberikan sesuatu yang terbaik sepantasnya kita lakukan terhadap buah hati tersebut, termasuk dalam masalah pendidikan. Tidak ada satu orang tuapun yang berharap anaknya berkelakuan buruk dan kurang berprestasi di sekolah. Untuk itu orang tua selalu berusaha semaksimal mungkin memberi dukungan dan lingkungan terbaik untuk pertumbuhan anak mereka. Harapannya, agar anak bisa tumbuh secara normal mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya. 

    Masa anak adalah masa yang kritis. Karena di masa itulah semua potensi dikembangkan, baik fisik, emosional, kecerdasan, dan lain lain. Memberikan perlakuan yang salah pada mereka sama saja dengan membunuh masa depannya. Tetapi tidak jarang para orang tua tidak sadar dengan apa yang dilakukan terhadap anaknya, sehingga menimbulkan hal yang tidak baik dalam perkembangan anak. Untuk menghindari perlakuan-perlakuan yang tidak menguntungkan bagi perkembangan anak, maka sudah sepatutnya kita mengetahui perlakuan salah terhadap anak sehingga bisa jadi dapat membunuh masa depannya. 

    Dalam sebuah situs Indonesia Interactive ,yang konsen terhadap permasalahan anak, mendeskripsikan perlakuan salah terhadap anak adalah sebagai berikut:

    • Menunjukkan ketidakpedulian kepada anak, jarang memberi tanggapan terhadap permintaan sekolah aau lembaga pendidikan anak tentang informasi, pertemuan-pertemuan atau kunjungan rumah.
    • Menolak keberadaan dan atau menyalahkan anak untuk masalah-masalah di sekolah atau di rumah.
    • Meminta guru untuk menggunakan disiplin fisik yang keras jika anak melakukan hal-hal yang menyimpang.
    • Memandang anak sebagai sesuatu yang benar-benar buruk, tidak berharga atau menjadi beban.
    • Menuntut kesempurnaan dari penampilan fisik atau akademis, yang tidak dapat dipenuhi anak.
    • Memenuhi kebutuhan emosional anak, seperti pengasuhan, perhatian dan kepuasan anak secara berlebihan.
    • Menunjukkan adanya konflik, ragu-ragu atau tidak mau memberikan penjelasan terhadap luka anak pada sekolah atau lembaga pendidikan tempat anak belajar.
    • Menggambarkan anak sebagai binatang, setan atau hal-hal negatif lainnya.
    • Menggunakan disiplin fisik yang kasar terhadap anak.
    • Tidak peduli terhadap anak.
    • Apatis atau depresi yang dapat mempengaruhi anak.
    • Bertingkah laku irasional atau aneh terhadap keinginannya yang menyebabkan anak menjadi korban.
    • Secara terus menerus menyalahkan, mengecilkan arti atau menyamaratakan anak.
    • Tidak memperhatikan anak dan menolak tawaran untuk dibantu menyelesaikan permasalahan anaknya di sekolah.
    • Secara nyata menolak anak.

     Dengan mengetahui beberapa deskripsi di atas, maka kita sebagai orang tua tentunya bisa menggunakan sebagai cerminan terhadap apa yang kita lakukan terhadap anak yang kita cintai. Jangan apa yang kita anggap benar  dalam memperlakukan anak selama ini malah memperburuk keadaan dan dapat membunuh masa depan mereka.

    Gaji DPR

    Kenapa ya banyak orang ngejar menjadi anggota DPR? Alasannya sederhana, karena gaji DPR luar biasa..

     

    Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu
    rutin perbulan, rutin non perbulan dan sesekali. Rutin perbulan meliputi :
    Gaji pokok : Rp 15.510.000
    Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000
    Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
    Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
    Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000
    Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000
    Total : Rp 46.100.000/bulan
    Total Pertahun : Rp 554.000.000

    Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni.
    Gaji ke-13 :Rp 16.400.000
    Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000
    Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu:

    Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan
    Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU

    Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000. Woww.. pantas jika mereka mengejar kursi DPR, belum lagi dana pensiunan yang mereka dapatkan ketika tidak lagi menjabat.

    dpr
    Ini salah satu bagian dari kerja DPR.. Ngorok di ruang sidang juga dibayar..

     

    Sumber:
    www.kabarinews.com
    http://warnadunia.com/rahasia-kenapa…i-anggota-dpr/

  • 3 Comments
  • Filed under: Serba-serbi
  • Anda di Sini

    IP

    Komentar ya disini!!!

    Nama :
    Website :
    Komentar :

    Kunjungi Sponsor

    Bagaimana mengubah blog WordPress menjadi MESIN UANG yang MEMATIKAN !! Tutorial komplit dilengkapi Software dan Script Siap Pakai


    Produk SMART Telecom

    Masukkan Code ini K1-EE5E8Y-X
    untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
    Paid Review Indonesia
    Adsense Indonesia