begotsantoso.com

Untuk Pendidikan Yang Lebih Baik..

Archive for the ‘Serba-serbi’ Category

Pelajaran dari Es Teller 77

Apa sih hebatnya es teller 77? Kalo dipikir-pikir dibandung ada es teller yang jauh lebih nikmat meski hanya dipinggir jalan. Coba rasakan diujung jln bungur, dekat karang setra. Disamping es legit, susu yang banyak dengan buah yang segar. Belinya juga ngantri-ngantri. Dan teman yang pernah dikenalin dengan rasa es teller ini selalu bilang uenak. Tapi mengapa es teller 77 lebih familiar di telinga kita. Dan bahkan saya pernah jalan-jalan ke Sorong, Papua Barat, es Teller ini sudah ada disana.

Mengenal es teller 77 tidak dapat dilepaskan dengan nama Sukyatno. Gambaran otobiografi Sukyatno, mengharu biru. Ijazah yang Ia punyai hanya sampai SMP dan hidupnya bertahun-tahun serba semrawut. Pengalaman bisnisnya pun termasuk “asal-asalan”. Ia pernah menjadi salesman kondom, obat cina, bahan kimia, dan barang-barang teknik. Ia belum pernah diterima sebagaipegawai bulanan. Makanya tidak salah di setiap ada kesempatan seminar dia menyebut dirinya mempunyai gelar MBA (Manusia Bisnis Asal-asalan). Tetapi ia pernah menjadi pemborong bangunan, reklame, leveransir, percetakan, biro jasa sekaligus tukang catut serabutan. Bangkrutpun pernah dialami sampai habis-habisan. Bahkan pada tahun 1978, Sukyatno terpuruk hutang. Hutangnya dibanding kekayaan yang dipunyai ketika itu adalah 10 : 1. Untungnya isteri mempunyai keahlian masak dan berjualan bakmi di garasi rumahnya. Pernah siwirausaha ini meneteskan air matanya karena dari hasil jualan bakminya waktu itu tidak mampu untuk membayar sekolah anaknya. Dan dengan bekal turun kelapangan dari bisnis-bisnis sebelumnya, Sukyatno mampu mengembangkan Es Teler 77 dengan cepat dan kini sudah memasuki tahapan stabil. Bahkan saat ini Es Teller 77 sudah menjadi perusahaan yang diwaralabakan.

Ide Es Teler 77 JuaraIndonesia sendiri, sebenarnya bermula dari keberhasilan mertua Sukyatno, Ny Murniati Widjaja,yang memenangkan Juara I Lomba membuat es teler se-Indonesia pada tahun 1982. Peluang itulah yang diambil Sukyatno untuk menancapkan bisnisnya. Hal-hal yang dapat dipelajari dari es teller 77 adalah:

1. Mental pemenang. Dilihat dari riwayat hidupnya, Sukyatno adalah orang yang pantang menyerah. Berbagai usaha telah dia lakukan tanpa mengenal lelah dan bahkan tiada hentinya mencoba sesuatu hal yang baru. Meski usahanya pernah terpuruk bahkan hutangnya over dosis, Sukyatno tidak pantang menyerah dengan terus berwirausaha. Ini membuktikan bahwa
dia mempunyai mental sebagai pemenang. Tidak peduli halangan apapun didepan, tetapi tetap melakukannya. Orang mampu seperti ini kalau mempunyai ‘dream’ yang kuat. Di pikirannya sudah membayangkan dia sukses. Dia mulai sesuatu dari ‘finish’.

2. Merk dagang. Es teller yang saya rasakan di jl bungur bandung rasanya enak. tapi tidak mempunyai merk dagang apa-apa. sehingga orang akan kesulitan mengenalnya. Tetapi Es Teller 77 dibuat dan diekspos besar-besaran, sehingga tertanam dalam image bawah sadar setiap orang yang mendengar yaitu Es Teller yang rasanya enak. Ketika Es Teller ini sudah dikenal banyak orang, maka secara otomatis mempunyai nilai jual (brand equity).

3. Diferensiasi. Dimanapun daerahnya kalo kita menemukan orang yang berjualan es Teller, umunya warung tenda dengan lingkungan yang kumuh. Tapi Sukyatno mempunyai kiat lain, yaitu mengubah tampilan ‘warung’ es Teller menjadi semacam ‘kafe’ dengan cat dan standar pelayanan yang khas, sehingga terkesan nyaman dan hiegin. Pelajaran yang dapat diperoleh adalah bahwa diferensiasi dalam bisnis mutlak diperlukan, karena jika bentuk penyajian es Teller ini sama dengan produk yang lain, maka bisnis itu sudah seperti bisnis komoditi, artinya beli dimanapun tempatnya ya sama saja. Jika mempunyai diferensiasi dengan produk lain yang sejenis, maka orang akan rela untuk datang meski ditetangganya mungkin ada warung yang sejenis. Inilah yang oleh Tung Desem Waringin disebut dengan “nilai tambah”

4. Bisnis yang diwaralabakan. Menarik sekali, Es Teller diwaralabakan. Selama ini kita familiar mengenal waralaba dari Amerika yang sukses, seperti McD, KFc, dan lain-lain. Meski secara akademis Sukyatno tidak berpendidikan tinggi, namun pikirannya sudah sangat maju dengan cara bisnis waralaba. Membesarkan bisnis bukan dengan cara membesarkan warung yang kita punya. Cara waralaba adalah sarana yang efektif. Kuncinya ada di sistem. Sukyatno pasti membuat sistem yang khas bagi warung Es Tellernya dan memberi kesempatan seluas-luasnya bagi wirausahawan lain untuk mengikuti jejaknya. Dengan ‘initial fee’ dan ‘management fee’ yang akan dia peroleh dari setiap waralaba yang dia buka, Sukyatno dipastikan bisnisnya semakin besar dan memasuki dunia “passive income’. Inilah yang disebut dengan aset, yang banyak orang mengharapkannya. Kesuksesan Es Teller 77 tidak terlepas dari motto yang dia pegang: * Hidup ini harus dilakoni (dijalani), bukan hanya di khayalkan. * Kegagalan dalam hidup adalah kesuksesan yang tertunda. * Hidup harus diisi dengan kerja keras, dengan menggunakan akal, bukan Sekedar Okol.” Sukyatno dengan es teller 77nya memanfaatkan dengan betul hukum “faktor kali”.

  • 4 Comments
  • Filed under: Serba-serbi
  • Tips Mudik Aman

    Lebaran sebentar lagi.. Acara bertemu keluarga, sesuatu yang sangat menarik.. meskipun acara ini menyita bukan hanya waktu dan tenaga, tetapi juga uang yang sangat banyak.

    Saya sudah berkali-kali mudik dalam perjalanan yang superjauh. Pengalaman suka dan duka sering Saya rasakan ketika diperjalanan. Bagi Anda yang berencana untuk mudik dan menggunakan kendaraan bermotor roda 4 sendiri, ada baiknya memperhatikan hal-hal berikut:

    1. Periksa mobil Anda kurang lebih seminggu sebelum mudik, dan usahakan mencari pas hari-hari diskon. Karena setiap bengkel resmi (beres) memberikan diskon menarik ketika mendekati lebaran. Apa saja yang perlu diperhatikan dari mobil Anda: kaki-kaki dan sistem pengeriman, spooring-balancing, ganti oli dan  filter, ganti oli transmisi, dan jangan lupa periksa radiator bermasalah atau tidak. Saya pernah berpengalaman, karena malas kuras radiator akhirnya sampai demak mobil bermasalah, dimana terjadi panas berlebihan dan berakibat blok mesin bocor.. terpaksa deh, ganti blok mesin dan menghabiskan uang superbanyak.

    2. Jika kondisi memungkinkan, berangkatlah pada malam hari disaat sedikit kendaraan bermotor roda 2 tidak ada. Perjalanan siang hari tidak bisa berjalan optimal, karena banyaknya pengguna terutama kendaraan roda 2.

    3. Peliharalah jarak aman dibelakang mobil sehingga ada jarak pengeriman jika ada sesuatu didepan.

    4. Hindari mengikuti mobil besar, karena pandangan tidak lepas. Dan jika ini terjadi berusahalah untuk menyalipnya hingga Anda mempunyai pandangan yang lepas.

    5. Jangan memaksa menyetir mobil pada saat kondisi sedang mengantuk. Hasil penelitian, ada 2 hal penyebab utama terjadinya kecelakaan, yakni ban pecah dan kondisi mengantuk. Jika Anda mengantuk, lebih baik Anda berhenti dan beristirahat. Pada saat musim mudik tiba, banyak posko dari BERES yang menyedikan tempat untuk beristirahat. SPBU di jalur pantura dan selatan buka 24 jam, dan siap sebagai tempat istirahat sementara.

    6. Jika Anda memilih jalur selatan, perhatikan juga bahwa dijalur ini lebih sedikit SPBU, jadi jangan sampai anda kehabisan BBM ditempat yang jauh dari SPBU.

    7. Jangan emosi ketika melihat kendaraan lain kebut-kebutan, apalagi sampai mengambil bahu jalan. Selain berbahaya, belum tentu kendaraan Anda sukses untuk melakukan manuver seperti mobil lainnya. Terlebih jika Anda menggunakan mobil sedan, bisa berbahaya.

    8. Jangan membawa penumpang dan barang bawaan yang berlebihan, karena jika beban kendaraan sangat berat akan membuat kendaraan limbung, lambat dalam pengeriman, dan sulit dikendalikan.

    Moga bermanfaat dan selamat mudik..

  • 0 Comments
  • Filed under: Serba-serbi
  • Tips Menghadapi Gempa Bumi

    Indonesia adalah salah satu negara yang berada pada jajaran gunung berapi yang aktif. Selain itu Indonesia juga berada ditengah 3 lempeng yang secara aktif bergerak. Kedua hal inilah yang menjadikan Indonesia negara akan selalu menghadapi gempa.

    Belajar dari negara Jepang yang juga mempunyai tingkat gempa bumi yang tinggi, dan masyarakatnya terdidik untuk selalu menghadapi gempa, maka tidak salah kita meniru apa yang dilakukan oleh masyarakat jepang:

    Persiapan:
    (1) Mencari tempat yang paling aman di dalam rumah, jika gempa terjadi.
    (2) Menyediakan air minum 2~3 liter sehari / orang
    (3) Mempersiapkan tas ransel untuk menempatkan barang-barang keperluan yang dibutuhkan oleh semua anggota keluarga, Misalnya : lampu senter, baterai cadangan, air minum, makanan, sejumlah uang tunai, kartu identitas, buku tabungan, korek api. Lilin, kotak P3K, helm atau tutup kepala lainnya, baju dalam, dan barang-barang berharga lain yang dirasakan perlu untuk dibawa.
    (4) Menguatkan barang-barang mebel dengan menggunakan logam agar tidak rubuh pada saat gempa terjadi
    (5) Gunakan kaca film pada perabot atau jendela yang berkaca, agar ketika pecah, pecahan kaca tidak berhamburan.
    (6) Biasakan mencatat nomor telpon darurat dan tempat yang bisa dihubungi.

    Pada saat gempa bumi
    (1) Utamakan keselamatan terlebih dahulu, dan mengungsi ke tempat pengungsian terdekat
    (2) Matikan api, kompor gas, dan listrik yang sedang dipakai. Matikan juga alat-alat yang dapat menyebabkan timbulnya api. Jika timbul kebakaran, maka padamkan api dengan menggunakan alat pemadam api terdekat
    (3) Membuka pintu dan mencari jalan keluar dari rumah
    (4) Sedapat mungkin mempunyai informasi mengenai gempa bumi yang bisa didapatkan melalui TV, radio, ataupun telepon
    (5) Jangan terburu-buru melompat keluar dari gedung. Biarkan gempanya mereda, dan sesudah agak tenang, mengeluarkan kotak P3K dan keluar menuju ke tanah kosong sambil melindungi kepala dengan menggunakan helm atau penutup kepala yang lain
    (6) Agar tidak tersesat pada saat hendak pergi ke tempat pengungsian, periksa apakah ada orang yang tertinggal ( anggota keluarga, tetangga, dll )
    (7) Ketika gempa terjadi pada saat sedang menyetir kendaraan, jangan langsung menggunakan rem darurat. Dekatkan kendaraan Anda menuju ke sebelah kiri bahu jalan sambil perlahan-lahan mengurangi kecepatan kendaraan. Jangan berhenti di dekat pompa bensin, fasilitas gas yang mempunyai tegangan tinggi ataupun di bawah jembatan penyeberangan.
    (8) Berjalan di tengah-tengah jalan yang luas. Berhati-hatilah terhadap papan reklame, barang-barang yang berjatuhan, tiang listrik rubuh dan juga terhadap serpihan kaca yang pecah.

    Setelah gempa bumi terjadi
    Sedapat mungkin kumpulkan informasi yang tepat melalui TV, radio atau koran, apakah ada gempa susulan atau tidak. Jika lokasi dimana Anda tinggal dekat laut, usahakan meninggalkan area tersebut dan pilihlah tempat yang tinggi, takutnya ada tsunami.

    di ringkas dari:  http://www.clair.or.jp/tagengo/general_pdf/id/ID01-04.pdf

  • 0 Comments
  • Filed under: Serba-serbi
  • Gempa di Indonesia

    Tidak dapat dipungkiri bahwa bumi yang kita pijak dibentuk dari lempengan/patahan bumi. Ini tak lepas dari proses pembentukan daratan yang berasal dari satu benua yakni Pangea, yang kemudian benua tunggal super raksasa ini terpecah lagi menjadi 2 benua yakni gondwana (terdiri atas antartik, australia, India, Amerika selatan, Selandia Baru, dan sebagian asia timur dan tenggara) dan laurasia (yang terdiri atas amerika utara, eropa dan sebagian besar benua asia).

    Sejarah terbentuknya kepulauan Indonesia dan Pilipina teramat rumit, dan bahkan menimbulkan berbagai pendapat. Hanya saja dari riset ahli kebanyakan berpendapat bahwa Indonesia secara tektonik ditekan oleh 3 lempeng bumi, yakni dari Australia, Asia, dan Pasifik.  Sebagai gambaran, Indonesia seperti sebuah papan yang ditekan buldoser dari samping dengan kecepatan tetap yakni sebanyak 1 cm / tahun. Inilah yang menimbulkan retakan pada kepulauan Indonesia.

    Lempeng Australia berdekatan langsung dengan daerah Jawa Barat, lempeng dari Pasifik berdekatan langsung dengan daerah Sulawesi dan Papua, sedangkan lempeng Asia berdekatan dengan Sumatera. Sehingga di daerah-daerah tersebut rawan terjadi gempa.

    Kecepatan pergerakan lempeng dapat mencapai 7 cm per tahun, akibat dorongan lempeng-lempeng ini Gunung tertentu seperti Himalaya masih terus bertambah ketinggiannya.

    Gempa sendiri, tejadi akibat dari benturan antar lempeng. Selain itu  gempa juga dapat menimbulkan displacement atau pergeseran. Adanya pergeseran lempeng bumi inilah yang menyebabkan gempa berdampak sangat merusak kehidupan yang ada di atasnya, seperti misalnya gempa yang terjadi di Jogjakarta.

    Bagaimana suatu gempa dapat berdampak timbulnya tsunami seperti di Aceh dan Pangandaran? Gempa dapat menimbulkan tsunami terjadi kalau di permukaan dasar laut terjadi pergeseran naik dan turun, sehingga menyebabkan kenaikan air laut. Gempa berskala 6 skala Richter memungkinkan adanya tsunami. Selain itu ditandai dengan adanya surutnya laut.

    Meskipun gempa yang terjadi di laut dekat tasikmalaya (rabu, 2 September 2009) besarnya 7,3 skala Richter, tetapi tidak terjadi tsunami, ini akibat dari jauhnya sumber gempa (142 km) dan pola pergeseran lempeng yang sejajar dan bukan pergeseran naik-turun.

  • 0 Comments
  • Filed under: Serba-serbi
  • Kemaren, sekitar jam 6 pagi Saya udah ngantri di Bank Indonesia (BI) Bandung, setelah perjuangan melawan dinginnya kota lembang dalam perjalanan menuju Bandung. Berharap dengan jam sepagi itu mendapatkan nomor antrian awal, sehingga bisa pulang lebih cepat. Perjuangan yang Saya lakukan ini tak lepas dari keluarnya uang recehan terbaru Rp 2000,- . Selain itu memang, pas lebaran dikampung namanya uang recehan dari Rp 1000 sd Rp 10.000 hilang dari pasaran. Baru setelah lebaran, uang itu muncul lagi. Pasalnya memang budaya “bagi-bagi duit” hingga saat ini masih dilakukan. sehingga dari pertengahan puasa tiap orang udah siap-siap dengan menahan uang recehan. Maklumlah orang kampung.

    Tapi ternyata dugaanku meleset. Sampai di BI, mengira mendapat antrian terdepan, ternyata di situ sudah ada antrian berkelok-kelok seperti ular. Dan setelah menunggu cukup lama (kurang lebih) 3 jam, antrian bergerak untuk mendapat nomor antrian penukaran. Tahu nggak, aku dapat nomor 568. Jumlah nomor atrian yang dibagikan 1000. Gila, yang nomor satu dapat antri jam berapa? dari obrolan ternyata antri jam 3. Wah emang sahur dan sholat di BI..

    Tapi pelayanan penukaran sebenarnya cukup cepat. Dibuka 5 loket dan sekitar jam 10.30, aku menukar uang recehan tsb, dengan rincian: Recehan 1000 = 1oo.000, recehan 2000 = Rp 400,000 (2 bendel), recehan 5000 = Rp 1.500.000,-, sisanya recehan 10rb. BI membatasi penukaran hingga 5jt.

    Berarti orang Indonesia banyak uang ya, karena penukaran di BI laris manis. Cuman sayang sistem penukaran kok ngga rapi, sehingga harus antri sejak jam 3 pagi.. Adakah sistem penukaran lain yang bisa menfasilitasi shingga tidak harus antri sepagi itu? Lebaran ya lebaran.. acara hambur-hambur uang itu tetap saja di tunggu dari tahun ke tahun.. Selamat berjuang bagi Anda yang berminat mau menukarkan uang ke BI. Semakin mendekat lebaran pasti antrian akan berkali-kali lipat, palagi kalo THR sudah dibagikan.. Hiii..seram..

  • 0 Comments
  • Filed under: Serba-serbi
  • I Love U Full

    Judul ini saya yakin tidak asing ditelinga Anda.. Ya, kata-kata yang seringkali diucapkan oleh the legend, Mbah SURIP. Simple, tapi penuh arti.. I love You Full, Saya Mencintai Anda sepenuh hati.. Inilah yang diajarkan mbah Surip dalam menghadapi hidup.. Meski singkat, kata-kata ini juga berarti konsistensi, termasuk konsistensi terhadap pekerjaan yang ditekuni oleh mbah Surip.

    Mbah Surip memang legendaris, unik dan low profile (rendah hati). Meski lagunya yang berjudul “tak gendong” sukses di RBT dan menghujani dirinya dengan pundi-pundi hingga 4,5 M, mbah surip tetap bersahaja. Tawanya yang lepas mengisyaratkan bahwa sesulit apapun hidup yang dilewati disikapi dengan rasa syukur. Kata-kata yang keluar dari mulut alumni Magister filsafat ini teramat sederhana bahkan, sehingga mudah dicerna segala lapisan, dari anak TK hingga orang tua. Atau mungkin kita terlalu sederhana menerjemahkan setiap sairnya, padahal didalamnya penuh sekali makna, dan hanya dia yang tau..

    Pada akhirnya, kisah mbah Surip yang monumental itu mengajarkan banyak hal, termasuk didalamnya mau berbagi, kesederhanaan, rendah hati dan konsistensi. Dan siapapun yang mau menjadikan tauladan akan sukses seperti dirinya. Selamat Jalan Mbah.. Anda sudah mengajarkan bangsa ini..

  • 1 Comment
  • Filed under: Serba-serbi
  • Apa yang paling saya Ngga Suka di Jalan

    Mungkin sama dengan Anda, sayapun memiliki rasa tidak suka dan seringpula jengkel dibuatnya:

    1. Melihat orang di mobil yang buang sampah dijalan.
    Swear, ngga tau napa, kalo liat mobil trus ada penumpangnya buang sampah dari jendela ke jalan. Terkadang di bell kenceng dan lama. terlebih kalo yang buang sampah mobil mewah, tambah sebel saja.
    2. Mobil yang ngga mau Antri
    Ini sering banget saya temui terutama mobil berleter “B”. Sering kali Saya juga ngga mau kalah dan bahkan pernah mukul kapnya. Abisnya mobil kok maen slonong dan ngga punya sopan santun. Maunya menang sendiri.
    3. Sepeda Motor yang knalpotnya sengaja dipotong dan menghadap ke muka.
    Ini bener-bener keterlaluan. Kok ngga ngerasa ya ato paling tidak takut disumpahin orang2 yang dibelakang die. Emang buat dia untungnya apa ya, kok egois banget. Dan anehnya banyak banget motor yg knalpotnya ke muka, coba deh naik motor, pasti geram..
    4. Sepeda Motor yang jalannya sering menyilang.
    Saya sering berteriak keras sekali ketika ada motor yang jalan menyilang. Mungkin punya nyawa rangkap kali. Ntar kalo ditabrak yang disalahin orang yang nabrak.. Ngga sadar motor kendaraan terlemah dijalan. Dan anehnya, meski di bell keras juga tetap we kayak ngga ada aja, cuek bebek.
    5. Ngobrol dijalan berdampingan sambil naek sepeda motor.
    Ini juga, napa orang kok seaneh ini. Di jalan kok ngobrol. Bahkan pernah yang aku lihat polisi yang melakukan itu. Kayak dibelakangnya ngga ada kendaraan lain.
    6. Polisi tidur.
    Saya heran, ada orang kok hobinya buat polisi tidur meskipun itu jalan umum. Bukan 1, malah sering langsung 5 buah dan berderet. Apa mungkin ya, ada lomba buat polisi tidur pada perayaan agustusan.
    7. Motor nyalip dari kiri.
    Aturan lalu lintas ya kalo nyalip kendaraan dari kanan. Bahkan tidak tau jalan sempit, nyalip dari kiri. Apa yang sering terjadi? Spion sering luka karena kesrempet.. dan ujung2nya kabur…
    8. Mr cepek yang ogah-ogahan nyebrangin tapi minta imbalan.
    Sering juga khan lihat Mr cepek, yang nyebrangin kendaraan hanya niup peluit doang tapi tidak berusaha nyebrangin. Ujung2nya tetap minta duit.. orang kok males..
    9. Kera yang disuruh cari duit.
    Keterlaluan ya, kera kok disuruh ngamen. tuh dibawah jalan layang sering banget nemuin kera yang ngamen. Bukan napa, kasihan banget ma keranya, kalo capek ditarik2 khan sakit tau..

    Ada yang mo nambahin?

  • 3 Comments
  • Filed under: Serba-serbi
  • Seandainya Saya Nordin M Top

    Seringkali dalam waktu luang saya mikir, apa yang selalu ada dalam benak Nordin M Top, kalo benar orang ini teroris. Jika benar apa yang diyakininya sehingga bisa menghalalkan cara hanya untuk memprotes tindakan Amerika, termasuk meledakkan sejumlah tempat dan membunuh banyak orang. Tidak pernah sekalipun saya memahami jalan pikirannya meskipun alasan ideologi.

    Tetapi, terlepas dari apa yang dia lakukan berkali-kali di Indonesia, jika crita polisi dan banyak orang benar, saya salah satu orang yang salut dengan kepiawaiannya. Gimana bisa dengan waktu yang relatif singkat bisa meyakinkan seseorang untuk melakukan bom bunuh diri. Gimana bisa dia dapat meyakinkan seseorang mati sahid dengan cara membunuh orang lain, yang mungkin seagama dengan dirinya. Gimana pula si Nor dapat dengan mudah mengelabuhi polisi berkali-kali sehingga selalu lepas dari bidikan. Gimana juga caranya dia mencari dana, untuk biaya operasi yang dia lakukan. Saya tak habis berpikir dalam proses persembunyiannya yang mungkin sekali rawan terhadap nyawanya, mampu melalukan rekruitmen, mencari dana, memberikan doktrin ideologi, melakukan perencanaan, membuat bom dan kontroling terhadap kerja yang dia lakukan. Benar-benar luar biasa.

    Saya jadi berpikir, seandainya saya Nordin M Top, apa yang saya lakukan? Mungkin saya akan berpikir lebih realistis:
    1. Saya akan bantu rakyat palestina untuk merdeka, dengan merekrut, mendoktrin, dan memberikan pelatihan sebanyak mungkin orang dan mengirimkannya ke sana.
    2. Dengan pengetahuan dan ketrampilan yang Saya miliki, Saya akan bantu rakyat dari negara-negara tertindas karena invasi AS atau sekutunya.

    Tapi faktanya Nordin bukan Saya, dan Saya bukan Nordin. Kalo memang benar Nordin pelaku pengeboman itu, dan keyakinan Nordin tidak berubah, maka ancaman Bom di Indonesia tetap akan ada. Toh pada akhirnya Nordin tertangkap, tetap aja ada Nordin-Nordin lain.
    Masalahnya dimana?
    Sederhana, jika kemiskinan di Indonesia masih banyak, dan tingkat kesejahteraan dan tingkat pendidikan tidak juga meningkat, dalam kondisi ekonomi yang papa, kayaknya terlalu mudah mengiming-imingi seseorang dengan kebahagiaan di akhirat dengan mati sahid, meski cara yang ditempuh (menurut saya) tidak benar. Berarti yang salah pemerintah dong? Ya iyalah.. karena orang2 dipemerintahan yang membuat kebijakan pro rakyat ato  pro rakyat kaya..

  • 1 Comment
  • Filed under: Serba-serbi
  • Banyaknya pertanyaan tentang Beasiswa Mengikuti Ujian (BMU) terjawab sudah. Bagi adik dan sivitas sekolah yang menginginkan pengumumannya bisa di snmptn.ac.id atau klik disini. Semoga bagi yang mengajukan sukses diterima.

    Siapa tau teman2 masih penasaran dengan kasus menghebohkan Prita muliasari. Inilah surat Ibu Prita yang mengantarkannya ke dakwaan melanggar UU ITE yang di ancam hukuman 6 tahun penjara.
    Menurutku, surat ini sangat wajar. Coba saja dibaca. diambil dari detik.com.

    RS Omni Dapatkan Pasien dari Hasil Lab Fiktif
    Prita Mulyasari – suaraPembaca


    /ist. Jakarta – Jangan sampai kejadian saya ini akan menimpa ke nyawa manusia lainnya. Terutama anak-anak, lansia, dan bayi. Bila anda berobat berhati-hatilah dengan kemewahan rumah sakit (RS) dan title international karena semakin mewah RS dan semakin pintar dokter maka semakin sering uji coba pasien, penjualan obat, dan suntikan.

    Saya tidak mengatakan semua RS international seperti ini tapi saya mengalami kejadian ini di RS Omni International. Tepatnya tanggal 7 Agustus 2008 jam 20.30 WIB. Saya dengan kondisi panas tinggi dan pusing kepala datang ke RS OMNI Internasional dengan percaya bahwa RS tersebut berstandard International, yang tentunya pasti mempunyai ahli kedokteran dan manajemen yang bagus.

    Saya diminta ke UGD dan mulai diperiksa suhu badan saya dan hasilnya 39 derajat. Setelah itu dilakukan pemeriksaan darah dan hasilnya adalah thrombosit saya 27.000 dengan kondisi normalnya adalah 200.000. Saya diinformasikan dan ditangani oleh dr Indah (umum) dan dinyatakan saya wajib rawat inap. dr I melakukan pemeriksaan lab ulang dengan sample darah saya yang sama dan hasilnya dinyatakan masih sama yaitu thrombosit 27.000.

    dr I menanyakan dokter specialist mana yang akan saya gunakan. Tapi, saya meminta referensi darinya karena saya sama sekali buta dengan RS ini. Lalu referensi dr I adalah dr H. dr H memeriksa kondisi saya dan saya menanyakan saya sakit apa dan dijelaskan bahwa ini sudah positif demam berdarah.

    Mulai malam itu saya diinfus dan diberi suntikan tanpa penjelasan atau izin pasien atau keluarga pasien suntikan tersebut untuk apa. Keesokan pagi, dr H visit saya dan menginformasikan bahwa ada revisi hasil lab semalam. Bukan 27.000 tapi 181.000 (hasil lab bisa dilakukan revisi?). Saya kaget tapi dr H terus memberikan instruksi ke suster perawat supaya diberikan berbagai macam suntikan yang saya tidak tahu dan tanpa izin pasien atau keluarga pasien.

    Saya tanya kembali jadi saya sakit apa sebenarnya dan tetap masih sama dengan jawaban semalam bahwa saya kena demam berdarah. Saya sangat khawatir karena di rumah saya memiliki 2 anak yang masih batita. Jadi saya lebih memilih berpikir positif tentang RS dan dokter ini supaya saya cepat sembuh dan saya percaya saya ditangani oleh dokter profesional standard Internatonal.

    Mulai Jumat terebut saya diberikan berbagai macam suntikan yang setiap suntik tidak ada keterangan apa pun dari suster perawat, dan setiap saya meminta keterangan tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Lebih terkesan suster hanya menjalankan perintah dokter dan pasien harus menerimanya. Satu boks lemari pasien penuh dengan infus dan suntikan disertai banyak ampul.

    Tangan kiri saya mulai membengkak. Saya minta dihentikan infus dan suntikan dan minta ketemu dengan dr H. Namun, dokter tidak datang sampai saya dipindahkan ke ruangan. Lama kelamaan suhu badan saya makin naik kembali ke 39 derajat dan datang dokter pengganti yang saya juga tidak tahu dokter apa. Setelah dicek dokter tersebut hanya mengatakan akan menunggu dr H saja.

    Esoknya dr H datang sore hari dengan hanya menjelaskan ke suster untuk memberikan obat berupa suntikan lagi. Saya tanyakan ke dokter tersebut saya sakit apa sebenarnya dan dijelaskan saya kena virus udara. Saya tanyakan berarti bukan kena demam berdarah. Tapi, dr H tetap menjelaskan bahwa demam berdarah tetap virus udara. Saya dipasangkan kembali infus sebelah kanan dan kembali diberikan suntikan yang sakit sekali.

    Malamnya saya diberikan suntikan 2 ampul sekaligus dan saya terserang sesak napas selama 15 menit dan diberikan oxygen. Dokter jaga datang namun hanya berkata menunggu dr H saja.

    Jadi malam itu saya masih dalam kondisi infus. Padahal tangan kanan saya pun mengalami pembengkakan seperti tangan kiri saya. Saya minta dengan paksa untuk diberhentikan infusnya dan menolak dilakukan suntikan dan obat-obatan.

    Esoknya saya dan keluarga menuntut dr H untuk ketemu dengan kami. Namun, janji selalu diulur-ulur dan baru datang malam hari. Suami dan kakak-kakak saya menuntut penjelasan dr H mengenai sakit saya, suntikan, hasil lab awal yang 27.000 menjadi revisi 181.000 dan serangan sesak napas yang dalam riwayat hidup saya belum pernah terjadi.  Kondisi saya makin parah dengan membengkaknya leher kiri dan mata kiri.

    dr H tidak memberikan penjelasan dengan memuaskan. Dokter tersebut malah mulai memberikan instruksi ke suster untuk diberikan obat-obatan kembali dan menyuruh tidak digunakan infus kembali. Kami berdebat mengenai kondisi saya dan meminta dr H bertanggung jawab mengenai ini dari hasil lab yang pertama yang seharusnya saya bisa rawat jalan saja. dr H menyalahkan bagian lab dan tidak bisa memberikan keterangan yang memuaskan.

    Keesokannya kondisi saya makin parah dengan leher kanan saya juga mulai membengkak dan panas kembali menjadi 39 derajat. Namun, saya tetap tidak mau dirawat di RS ini lagi dan mau pindah ke RS lain. Tapi, saya membutuhkan data medis yang lengkap dan lagi-lagi saya dipermainkan dengan diberikan data medis yang fiktif.

    Dalam catatan medis diberikan keterangan bahwa bab (buang air besar) saya lancar padahal itu kesulitan saya semenjak dirawat di RS ini tapi tidak ada follow up-nya sama sekali. Lalu hasil lab yang diberikan adalah hasil thrombosit saya yang 181.000 bukan 27.000.

    Saya ngotot untuk diberikan data medis hasil lab 27.000 namun sangat dikagetkan bahwa hasil lab 27.000 tersebut tidak dicetak dan yang tercetak adalah 181.000. Kepala lab saat itu adalah dr M dan setelah saya komplain dan marah-marah dokter tersebut mengatakan bahwa catatan hasil lab 27.000 tersebut ada di Manajemen Omni. Maka saya desak untuk bertemu langsung dengan Manajemen yang memegang hasil lab tersebut.

    Saya mengajukan komplain tertulis ke Manajemen Omni dan diterima oleh Og(Customer Service Coordinator) dan saya minta tanda terima. Dalam tanda terima tersebut hanya ditulis saran bukan komplain. Saya benar-benar dipermainkan oleh Manajemen Omni dengan staff Og yang tidak ada service-nya sama sekali ke customer melainkan seperti mencemooh tindakan saya meminta tanda terima pengajuan komplain tertulis.

    Dalam kondisi sakit saya dan suami saya ketemu dengan Manajemen. Atas nama Og (Customer Service Coordinator) dan dr G (Customer Service Manager) dan diminta memberikan keterangan kembali mengenai kejadian yang terjadi dengan saya.

    Saya benar-benar habis kesabaran dan saya hanya meminta surat pernyataan dari lab RS ini mengenai hasil lab awal saya adalah 27.000 bukan 181.000. Makanya saya diwajibkan masuk ke RS ini padahal dengan kondisi thrombosit 181.000 saya masih bisa rawat jalan.

    Tanggapan dr G yang katanya adalah penanggung jawab masalah komplain saya ini tidak profesional sama sekali. Tidak menanggapi komplain dengan baik. Dia mengelak bahwa lab telah memberikan hasil lab 27.000 sesuai dr M informasikan ke saya. Saya minta duduk bareng antara lab, Manajemen, dan dr H. Namun, tidak bisa dilakukan dengan alasan akan dirundingkan ke atas (Manajemen) dan berjanji akan memberikan surat tersebut jam 4 sore.

    Setelah itu saya ke RS lain dan masuk ke perawatan dalam kondisi saya dimasukkan dalam ruangan isolasi karena virus saya ini menular. Menurut analisa ini adalah sakitnya anak-anak yaitu sakit gondongan namun sudah parah karena sudah membengkak. Kalau kena orang dewasa laki-laki bisa terjadi impoten dan perempuan ke pankreas dan kista.

    Saya lemas mendengarnya dan benar-benar marah dengan RS Omni yang telah membohongi saya dengan analisa sakit demam berdarah dan sudah diberikan suntikan macam-macam dengan dosis tinggi sehingga mengalami sesak napas.  Saya tanyakan mengenai suntikan tersebut ke RS yang baru ini dan memang saya tidak kuat dengan suntikan dosis tinggi sehingga terjadi sesak napas.

    Suami saya datang kembali ke RS Omni menagih surat hasil lab 27.000 tersebut namun malah dihadapkan ke perundingan yang tidak jelas dan meminta diberikan waktu besok pagi datang langsung ke rumah saya. Keesokan paginya saya tunggu kabar orang rumah sampai jam 12 siang belum ada orang yang datang dari Omni memberikan surat tersebut.

    Saya telepon dr G sebagai penanggung jawab kompain dan diberikan keterangan bahwa kurirnya baru mau jalan ke rumah saya. Namun, sampai jam 4 sore saya tunggu dan ternyata belum ada juga yang datang ke rumah saya. Kembali saya telepon dr G dan dia mengatakan bahwa sudah dikirim dan ada tanda terima atas nama Rukiah.

    Ini benar-benar kebohongan RS yang keterlaluan sekali. Di rumah saya tidak ada nama Rukiah. Saya minta disebutkan alamat jelas saya dan mencari datanya sulit sekali dan membutuhkan waktu yang lama. LOgkanya dalam tanda terima tentunya ada alamat jelas surat tertujunya ke mana kan? Makanya saya sebut Manajemen Omni pembohon besar semua. Hati-hati dengan permainan mereka yang mempermainkan nyawa orang.

    Terutama dr G dan Og, tidak ada sopan santun dan etika mengenai pelayanan customer, tidak sesuai dengan standard international yang RS ini cantum.

    Saya bilang ke dr G, akan datang ke Omni untuk mengambil surat tersebut dan ketika suami saya datang ke Omni hanya dititipkan ke resepsionis saja dan pas dibaca isi suratnya sungguh membuat sakit hati kami.

    Pihak manajemen hanya menyebutkan mohon maaf atas ketidaknyamanan kami dan tidak disebutkan mengenai kesalahan lab awal yang menyebutkan 27.000 dan dilakukan revisi 181.000 dan diberikan suntikan yang mengakibatkan kondisi kesehatan makin memburuk dari sebelum masuk ke RS Omni.

    Kenapa saya dan suami saya ngotot dengan surat tersebut? Karena saya ingin tahu bahwa sebenarnya hasil lab 27.000 itu benar ada atau fiktif saja supaya RS Omni mendapatkan pasien rawat inap.

    Dan setelah beberapa kali kami ditipu dengan janji maka sebenarnya adalah hasil lab saya 27.000 adalah fiktif dan yang sebenarnya saya tidak perlu rawat inap dan tidak perlu ada suntikan dan sesak napas dan kesehatan saya tidak makin parah karena bisa langsung tertangani dengan baik.

    Saya dirugikan secara kesehatan. Mungkin dikarenakan biaya RS ini dengan asuransi makanya RS ini seenaknya mengambil limit asuransi saya semaksimal mungkin. Tapi, RS ini tidak memperdulikan efek dari keserakahan ini.

    Sdr Og menyarankan saya bertemu dengan direktur operasional RS Omni (dr B). Namun, saya dan suami saya sudah terlalu lelah mengikuti permainan kebohongan mereka dengan kondisi saya masih sakit dan dirawat di RS lain.

    Syukur Alhamdulilah saya mulai membaik namun ada kondisi mata saya yang selaput atasnya robek dan terkena virus sehingga penglihatan saya tidak jelas dan apabila terkena sinar saya tidak tahan dan ini membutuhkan waktu yang cukup untuk menyembuhkan.

    Setiap kehidupan manusia pasti ada jalan hidup dan nasibnya masing-masing. Benar. Tapi, apabila nyawa manusia dipermainkan oleh sebuah RS yang dipercaya untuk menyembuhkan malah mempermainkan sungguh mengecewakan.

    Semoga Allah memberikan hati nurani ke Manajemen dan dokter RS Omni supaya diingatkan kembali bahwa mereka juga punya keluarga, anak, orang tua yang tentunya suatu saat juga sakit dan membutuhkan medis. Mudah-mudahan tidak terjadi seperti yang saya alami di RS Omni ini.

    Saya sangat mengharapkan mudah-mudahan salah satu pembaca adalah karyawan atau dokter atau Manajemen RS Omni. Tolong sampaikan ke dr G, dr H, dr M, dan Og bahwa jangan sampai pekerjaan mulia kalian sia-sia hanya demi perusahaan Anda. Saya informasikan juga dr H praktek di RSCM juga. Saya tidak mengatakan RSCM buruk tapi lebih hati-hati dengan perawatan medis dari dokter ini.

    Salam,
    Prita Mulyasari
    Alam Sutera
    prita.mulyasari@yahoo.com
    081513100600

  • 0 Comments
  • Filed under: Serba-serbi
  • Anda di Sini

    IP

    www.opulsa.com