detik.com. Tahun ini pemerintah menyiapkan dana Rp 2 triliun untuk memberikan beasiswa kepada 6 juta siswa. Jumlah ini naik 100% dari rencana di awal yang sebanyak 3 juta siswa. Demikian disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Jalal saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (2/8/2011).

“Kalau beasiswa, malahan kalau APBN-P dinaikkan, beasiswa itu dari 3 juta siswa bisa menjadi 6 juta siswa,” katanya.
Dirinya mengatakan, dibutuhkan dana Rp 2 triliun untuk dapat meningkatkan jumlah siswa penerima beasiswa menjadi 6 juta siswa tersebut. “Mendekati toal hampir Rp 2 triliun lah untuk di APBN-P,” ungkap Fasli.

Dilanjutkan olehnya, pemerintah juga akan menambah anggaran untuk program BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Rencana sudah disetujui oleh pihak DPR dan Bappenas. “BOS itu untuk biaya yang diperlukan sekolah, sedangkan biaya individunya kita tutup dengan beasiswa,” lanjut Fasli. Namun, kenaikan anggaran untuk BOS tersebut perlu dibahas lebih lanjut. Jika nantinya anggaran total pendidikan tidak cukup, maka pihaknya akan mengurangi anggaran untuk program yang bisa dihemat.

Untuk diketahui, pemerintah dan DPR sepakat untuk menaikkan anggaran pendidikan di APBN Perubahan 2011 menjadi Rp 266,94 triliun, dari sebelumnya Rp 245,92 triliun. Ini untuk menjaga syarat persentase tetap 20% dari belanja APBN sesuai dengan undang-undang.

Alokasi anggaran pendidikan ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu:

Alokasi anggaran pendidikan melalui belanja pemerintah pusat sebesar Rp 105,356 triliun

  • Alokasi anggaran pendidikan melalui transfer ke daerah sebesar Rp 158,966 triliun
  • Alokasi anggaran pendidikan melalui pengeluaran pembiayaan sebesar Rp