begotsantoso.com

Untuk Pendidikan Yang Lebih Baik..

Archive for November, 2009

Ujian Nasional (UN) dihapuskan

Ujian Nasional dihapuskan. Itulah berita yang akhir-akhir ini terdengar. Ada yang gembira, ada yang biasa saja, dan sebagian lainnya khawatir. Berita ini muncul setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi gugatan Ujian Nasional (UN) yang diajukan pemerintah. Dengan putusan ini, Ujian Nasional (UN) dinilai cacat hukum dan pemerintah dilarang menyelenggarakannya. Dengan kata lain berdasar ketentuan hukum, Ujian Nasional (UN) resmi dihapuskan.

Memang, jika kita mengacu pelaksanaan UN selama ini penuh carut marut. Perdebatan panjang tidak ada hentinya. Mulai dari kualitas pendidikan yang tidak merata, kecurangan dalam pelaksanaannya dan sebagian institusi pendidik dan LSM menganggap UN adalah intervensi pemerintah dalam proses teknis pendidikan.

Terlepas dari nanti UN ada atau tidak (menunggu peninjauan kembali (PK) -jika dikabulkan MA), hendaklah kita berpikiran dingin. Sebagai bangsa yang sedang belajar mengelola pendidikan secara benar, kita harus mempunyai gambaran tentang sistem pendidikan. Bagaimana caranya nanti Indonesia bisa mengukur kualitas pendidikan. Betul, jika pelaksanaan UN penuh kecurangan sehingga pelaksanaannya mubazir dan cenderung membuang dana. Tetapi, rencana PTN ikut terlibat didalamnya bukankah itu sarana untuk memperbaiki dan meningkatkan akuntabilitas UN? Lagipula jika UN dihapus dan kinerja proses belajar sepenuhnya diserahkan ke otonomi sekolah, bagaimana kita bisa mengevalusi sarana dan prasaran di sekolah serta membandingkannya dengan sekolah lain? Dan juga apakah sekolah bisa diberi tanggung jawab untuk semua urusan itu. Kita semua tau, sekolah di Indonesia terdistribusi sangat luas dengan problematika masing-masing, sehingga bagaimana mungkin semua diberi tanggung jawab yang sama.

Saya, lebih setuju dengan pernyataan Seto Mulyadi (ketua komnas perlindungan anak) di kompas online, yakni mendukung UN tidak perlu dihapus. Kelulusan setiap siswa di level pendidikan didasarkan pada proses belajar mengajar selama siswa di sekolah. UN ditempatkan sebagai bagian dari proses penilaian. Melalui UN pula, pemerintah atau sekolah bisa menggunakannya untuk mengevaluasi sarana dan prasarana pendidikan seperti kualitas guru, kurikulum, dan standar penilaian.

Tapi apapun keputusannya, mari kita dukung upaya semua pihak untuk mencerdaskan bangsa ini dari kebodohan dan ketidakjujuran yang sudah sistemik baik dibirokrasi maupun sekolah melalui UN yang lalu.

Satu lagi inovasi dibidang pembelajaran yang juga pertama dan satu-satunya di Indonesia, yaitu mobile learning. Kenapa disebut mobile learning, karena pembelajaran ini menggunakan sarana hp. Jadi siswa dapat belajar darimana saja.

Perangkat pembelajarannya sebenarnya simulasi try out (TO) yang setiap pelajarannya terdiri atas ribuan soal dan dalam setiap simulasi diambil acak 10 soal. Dalam prosesnya siswa tinggal mengerjakan soal itu, tentunya juga via hp, dimana siswa tinggal “main klik” saja, dan adakadabra, kunci dan pembahasan langsung tersedia serta nilai dari pengerjaan yang dilakukan.

Siapa si pembuat ide brillian ini? Adalah Sony Sugema, MBA, yang sekaligus direktur utama bimbel terkenal Sony Sugema College, atau lebih dikenal dengan sebutan SSC. Bukan hanya penggagas tapi sekaligus pembuatnya. Karena memang hobynya yang programer, sehingga dapat melakukan apapun yang diinginkan, seperti halnya mobile learning ini.

Program mobile learning ini dapat dijalankan menggunakan hp yang sudah support dengan java (bukan jawa lo). Bagi Anda yang berminat untuk mendownload programnya, dapat di unduh disini. Selamat mencoba.

Info USM ITB Daerah 2010 Terbaru

ITB menjadwalkan ulang penerimaan mahasiswa baru melalui USM. Ini terjadi akibat rencana percepatan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2010 menjadi bulan maret. Padahal UN di tahun-tahun sebelumnya selalu dilakukan pada pertengahan bulan april. Pelaksanaan UN dipercepat untuk memberikan peluang kembali bagi siswa yang pada UN utama pertama tidak lulus.

Jadwal ITB sendiri terdiri atas dua skenario, yakni:
Jika UN dilakukan bulan April , maka pelaksanaan USM ITB:

  • DKI Jakarta dan Banten –> 13 – 14 Maret 2010
  • JaBar, JaTeng, JaTim, dan DI Y –> 27 – 28 Maret 2010
  • Luar Jawa –> 20 – 21 Maret 2010

Jika UN dilakukan bulan Maret, maka pelaksanaan USM ITB:

  • DKI Jakarta dan Banten –> 3 – 4 April 2010
  • Jabar, JaTeng, JaTim, dan DI Y –> 20 – 21 Maret 2010
  • Luar Jawa –> 27 – 28 Maret 2010

UN diperkirakan tanggal 15 – 19 Maret 2010

Beasiswa ITB untuk semua 2010

Prestasi bagus dan mau kuliah di ITB, tetapi dana tidak ada? Orang tua secara financial belum beruntung dan pingen sekali anaknya kuliah setinggi-tingginya? ITB menfasilitasi itu semua dengan sarana baru yang diberi nama ITB untuk semua.  Bukan hanya biaya kuliah, tetapi juga ongkos tempat tinggal dan biaya hidup selama menempuh kuliah di Bandung didanai sepenuhnya, alias gratis.

Sebagai informasi, bentuk beasiswa yang juga diberi nama Beasiswa Biaya Pendidikan Penuh dan Bantuan Biaya Hidup ini di mulai sejak tahun 2009 dan telah memberikan beasiswa kepada 40 mahasiswa ITB dengan rincian: yang lulus Ujian Saringan Masuk ITB (27 orang) dan SNMPTN (13 orang). Berita baiknya, tahun 2010 ini akan diberikan beasiswa kepada 100 mahasiswa yang lulus melalui jalur PMBP. Untuk informasi selengkapnya beasiswa ini dapat mengunjungi itb untuk semua.

  • 7 Comments
  • Filed under: Beasiswa
  • Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2010

    Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 75 Tahun 2009 tentang UN SMP/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, SMA/Madrasah Aliyah (MA), SMA Luar Biasa (LB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Ajaran 2009/2010 yang itu ditetapkan di Jakarta, 13 Oktober 2009, dinyatakan bahwa pelaksanaan UN:

    UN utama
    –  SMA, MA, SMA LB, dan SMK : Minggu ketiga Maret 2010.
    –  SMP, MTs, dan SMP LB, : Minggu keempat Maret 2010.
    UN susulan : Seminggu setelah UN utama.
    Ujian praktik kejuruan untuk siswa SMK : sebelum UN utama.

    Berdasarkan informasi dari Kompas Online, bahwa Sekretaris Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Edy Tri Baskoro mengatakan, “Penyelenggaraan UN dipercepat karena akan ada dua kali ujian, yakni ujian utama dan ujian ulangan bagi siswa yang tidak lulus.

    “Kami ingin memberikan kesempatan kedua kepada anak didik supaya lebih adil. Kalau nilai UN pertama belum memenuhi standar kelulusan karena mungkin ketika ujian kondisinya sedang kurang sehat, dia akan bisa mengulang pada saat ujian ulangan. Intinya kami ingin penyelenggaraan ujian nasional lebih baik,” kata Baskoro.

    Perubahan pada UN bukan hanya pada jadwal, tetapi juga nilai batas lulus. Berdasarkan Permendiknas No 75/2009 disebutkan bahwa peserta UN dinyatakan lulus apabila memiliki rata-rata nilai minimal 5,5 untuk semua mata pelajaran yang diujikan. Khusus untuk SMK, nilai mata pelajaran praktik kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung nilai rata-rata UN.

    Update: Informasi terbaru UN : tanggal 15 Maret 2010.

    Pendaftaran UM UGM 2010

    Universitas Gajah Mada (UGM) menerima mahasiswa baru melalui tiga jalur, yakni Penelusuran Bibit Unggul (PBU), Ujian tulis (UTUL) dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan TInggi Negeri (SNMPTN). Untuk jalur PBU dan UTUL dikenal dengan UM UGM. Inilah info tentang UM UGM 2010 :

    A. PENELUSURAN BIBIT UNGGUL

    Peserta PBUTM (Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu) :
    1) Mengisi formulir melalui situs um.ugm : 2 Januari s.d. 11 Februari 2010.
    2) Peserta hanya dapat memilih 1 (satu) program studi sesuai jurusannya di SMA/SMK/MA.
    3) Berkas persyaratan dimasukkan dalam stofmap hijau lalu dikirimkan/diserahkan ke Sekretariat UM UGM. Informasi kelengkapan berkas dapat dilihat di situs UM UGM.
    4) Berkas diterima paling lambat Senin, 15 Februari 2010.
    5) Seleksi sepenuhnya dilakukan oleh Panitia UM UGM 2010.
    6) Hasil seleksi diumumkan pada Sabtu, 13 Maret 2010 secara online
    7) Keputusan penerimaan adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.

    Peserta PBUB (Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi):
    1) Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 350.000,00 (tiga ratus lima puluh ribu rupiah) melalui sistem multi-payment Bank Mandiri. Petunjuk pembayaran dapat dilihat di situs UM UGM
    2) Login ke situs disini untuk mengisi formulir pendaftaran (2 Januari s.d. 4 Februari 2010).
    3)  Peserta dapat memilih 2 (dua) program studi berdasarkan prioritas.
    4)  Berkas persyaratan dimasukkan dalam stofmap biru lalu dikirimkan/diserahkan ke Sekretariat UM UGM. Informasi kelengkapan berkas dapat dilihat di situs UM UGM.
    5) Berkas diterima paling lambat Senin, 8 Februari 2010.
    6) Hasil seleksi berkas persyaratan diumumkan Sabtu, 13 Februari 2010 melalui situs UM UGM.
    7) Peserta yang lolos seleksi berkas harus mengikuti TPA Senin, 22 Februari 2010 di sekolah masing-masing.
    8) Seleksi sepenuhnya dilakukan oleh Panitia UM UGM 2010.
    9) Hasil seleksi final diumumkan Sabtu, 13 Maret 2010 secara online.
    10) Keputusan penerimaan adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.

    Peserta PBOS (Penelusuran Bakat Olah Raga dan Seni):
    1) Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 350.000,00 (tiga ratus lima puluh ribu rupiah) melalui sistem multi-payment Bank Mandiri.
    2) Login ke situs UM UGM  untuk mengisi formulir pendaftaran (2 Januari s.d. 11 Februari 2010).
    3) Peserta dapat memilih 2 (dua) program studi berdasarkan prioritas.
    4) Verifikasi/daftar ulang peserta (9 s.d. 12 Februari 2010) di lokasi yang dipilih untuk ujian.
    5) TBS dan IPD dilaksanakan pada Minggu, 21 Februari 2010.
    6) Peserta yang lolos seleksi TBS dan IPD harus mengikuti Tes Ketrampilan di UGM (Minggu, 7 Maret 2010).
    7) Seleksi sepenuhnya dilakukan oleh Panitia UM UGM 2010.
    8) Hasil seleksi final diumumkan Sabtu, 13 Maret 2010 secara online.
    9) Keputusan penerimaan adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.
    10)  Peserta yang diterima wajib mengikuti Program Persiapan Sukses Belajar di UGM (matrikulasi).

    Peserta PBS (Penelusuran Bakat Swadana) dan PBUPD (Penelusuran Bibit Unggul Pembangunan Daerah):
    Informasi PBS dan PBUPD (bulan desember 2010) terdapat di Booklet Program Unggulan UGM 2010 dan di situs UM UGM

    B. UJIAN TULIS
    1)  Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) melalui sistem multi-payment Bank Mandiri. Petunjuk pembayaran dapat dilihat di situs UM UGM.
    2)  Login ke situs UM UGM untuk mengisi formulir pendaftaran (21 Januari s.d. 16 Maret 2010).
    3)  Peserta dapat memilih 3 (tiga) program studi berdasarkan prioritas.
    4)   Verifikasi/daftar ulang peserta (10 s.d. 17 Maret 2010) di lokasi yang dipilih untuk ujian. Jadwal dan alamat pelayanan, serta informasi kelengkapan berkas dapat dilihat di situs UM UGM.
    5) Ujian Tulis dilaksanakan Minggu, 28 Maret 2010.
    6) Seleksi sepenuhnya dilakukan oleh Panitia UM UGM 2010.
    7) Hasil seleksi diumumkan Sabtu, 17 April 2010 melalui situs UM UGM.
    8) Keputusan penerimaan adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.

    Info selengkapnya ada di sini..

  • 12 Comments
  • Filed under: Seleksi PTN
  • Integrasi UN dan SNMPTN

    Ganti Menteri, ganti kebijakan. Itulah ungkapan yang tepat untuk menyatakan kehebohan akhir-akhir ini terhadap rencana penggabungan antara UN (Ujian Nasional) SMA dan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Mulai dari guru-guru di sekolah, orang tua, tentor di lembaga pendidikan, bahkan tak kalah seru dilingkungan siswa, topik yang satu ini selalu menjadi obrolan yang hangat. Ada yang mengatakan UN diintegrasikan dengan SNMPTN mulai tahun 2010 ini, sebagian lain menyatakan tahun 2011 dan ada juga yang 2012. Seperti halnya keberadaan UN sendiri, proses integrasi ini juga terjadi pro dan kontra. Bahkan forum guru, jelas-jelas menyatakan menolak.

    Terlepas dari pro dan kontra integrasi, kita yang mengaku bagian dari civitas institusi pendidikan, musti mawas diri terhadap pelaksanaan UN selama ini. Bukan rahasia lagi, bagaimana UN dilakukan oleh sekolah penuh dengan kecurangan. UN yang tadinya bertujuan mulia, yakni dengan standarisasi mutu, hanyalah slogan belaka. Yang ada, guru, kepala sekolah dan bahkan pimpinan daerah secara kolektif bekerja sama, atas nama gengsi daerah dan sekolah  “mensukseskan UN”, meskipun dengan cara-cara yang mengabaikan norma kejujuran.

    Apakah mungkin UN di integrasikan dengan SNMPTN?

    Jika dilihat dari tujuannya, UN berbeda dengan SNMPTN. UN bertujuan untuk sarana evaluasi tingkatan pendidikan tertentu. Apa yang dievaluasi pada UN sudah tergambar dalam Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Dari SKL inilah sebenarnya dapat dijabarkan dalam bentuk soal-soal. Siswa dinyatakan lulus jika dapat mengerjakan soal-soal yang diujikan dengan nilai minimal tertentu yang dari tahun ketahun meningkat. SNMPTN bertujuan untuk alat seleksi memasuki PTN tertentu. Desain soal yang ada di SNMPTN mempunyai daya beda yang tinggi, sehingga panitia SNMPTN dengan mudah dapat “memotong” nilai-nilai peserta SNMPTN sesuai dengan daya tampung di jurusan masing-masing PTN. Bahasa sederhananya, soal SNMPTN dibuat dari yang mudah (banyak siswa yang bisa mengerjakan), hingga yang sulit (hanya sedikit siswa yang bisa mengerjakan).

    Melihat perbedaan tujuan yang akan dicapai UN dan SNMPTN, rasanya teramat riskan jika keduanya diintegrasikan. Terlebih jika ditelusuri alasan lainnya, seperti pelaksanaan UN yang diragukan akuntabilitasnya.

    Bagaimana seharusnya UN dilaksanakan jika diintegrasikan dengan SNMPTN?

    Seandainya pemerintah yang diwakili dengan menterinya tetap mengintegrasikan UN dan SNMPTN, maka pelaksanaan UN harus mempunyai persyaratan seperti halnya seleksi umumnya, diantaranya

    a)       pola soal UN  dapat menjamin mutu yang siswa yang lulus dan sekaligus dapat diterima oleh perguruan tinggi, termasuk dimungkinkannya diterima oleh PTN lintas wilayah/daerah,

    b)       skor UN dapat digunakan untuk evaluasi atau pengukuran terhadap kuliatas siswa yang masuk ke perguruan tinggi,

    c)       obyektivitas tinggi  (termasuk mengurangi tekanan dari luar) dan sekaligus meningkatkan akuntabilitas UN terhadap masyarakat secara umum.

    d)       melibatkan PTN, bukan hanya sebagai pengawas, tapi juga sekaligus pelaksana termasuk desain soal.

    e)       meniadakan fungsi UN sebagai parameter kelulusan. Sebab sangat dimungkinkan jika nilai UN rendah dan dibawah pass in grade yang sudah ditentukan, ternyata lulus dalam SNMPTN.

    f)        secara teknis, resiko kebocoran dipastikan tidak ada, dan sentralisasi pengolahan data secara komputerisasi.

    Memang jika diintegrasikan,  pemerintah dan rakyat dapat menghemat dana yang sangat besar. Tetapi dengan persyaratan yang ketat seperti itu, mungkinkah dapat terlaksana? Belum lagi alasan lokasi SMA yang terdistribusi ke seluruh pelosok Indonesia sehingga butuh pengawasan ketat dan berapa dana yang harus dikeluarkan jika PTN secara fungsional ikut dalam pelaksanaan UN? Jangan sampai tujuannya menghemat dana, malah pada akhirnya membutuhkan dana yang lebih besar dan pelaksanaan UN masih seperti UN-UN sebelumnya.. Kita tunggu saja…

    Program Studi di ITB

    Meskipun penamaan kelompok program studi di ITB sudah berubah, tapi masih banyak siswa belum mengetahuinya. Ini terjadi karena sosialisasi pihak itb yang ‘mungkin’ dirasa masih kurang, atau mungkin karena masih terbiasa dengan pola lama. Di ITB sekarang, lebih popular nama fakultas dibandingkan dengan program studinya. Selain itu, di itb penamaan dimasing-masing kelompok program studi juga belum seragam, misalnya ada yang menggunakan fakultas, sebagian lainnya menggunakan istilah sekolah. Belum lagi ada dinamikan di fakultas atau sekolah tertentu misalnya, sudah dibuka beberapa program studi.

    Strategi penerimaan di ITB pun dalam memilih program studi juga berubah. Dulu, ketika seorang calon mahasiswa akan mengikuti seleksi PTN dan memilih ITB, maka bisa langsung memilih program studi keinginannya, tetapi sekarang ketika seseorang ingin memilih jurusan tertentu maka harus memilih fakultas atau sekolah dimana program studi itu berada. “Penjurusan” sesuai program studi keinginannya, dilakukan setelah setahun kuliah di ITB, itupun jika yang bersangkutan memenuhi criteria yang dipersyaratkan program studi ITB. Berat juga ya perjuangan mahasiswa ITB untuk sesuai dengan program studi impiannya..

    Inilah fakultas atau sekolah di ITB beserta program studi didalamnya:

    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) :
    Ø  Matematika (MA)
    Ø  Fisika (FI)
    Ø  Astronomi (AS)
    Ø  Kimia (KI)

    Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) :
    Ø  Biologi (BI)
    Ø  Mikrobiologi (BM)

    Sekolah Farmasi (SF) :
    Ø  Sains dan Teknologi Farmasi (FA)
    Ø  Farmasi Klinik dan Komunitas (FKK)

    Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) :
    Ø  Teknik Geologi (GL)
    Ø  Teknik Geodesi dan Geomatika (GD)
    Ø  Meteorologi (ME)
    Ø  Oseanografi (OS)

    Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) :
    Ø  Teknik Pertambangan (TA)
    Ø  Teknik Perminyakan (TM)
    Ø  Teknik Geofisika (TG)
    Ø  Teknik Metalurgi (MG)

    Fakultas Teknologi Industri (FTI) :
    Ø  Teknik Kimia (TK)
    Ø  Teknik Fisika (TF)
    Ø  Teknik Industri (TI)

    Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) :
    Ø  Teknik Mesin (MS)
    Ø  Aeronotika dan Astronotika (AE)
    Ø  Teknik Material (MT)

    Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) :
    Ø  Teknik Elektro (EL)
    Ø  Teknik Tenaga Listrik (EP)
    Ø  Teknik Telekomunikasi (ET)
    Ø  Sistem dan Teknologi Informasi (II)
    Ø  Teknik Informatika (IF)

    Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) :
    Ø  Teknik Sipil (SI)
    Ø  Teknik Lingkungan (TL)
    Ø  Teknik Kelautan (KL)

    Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) :
    Ø  Arsitektur (AR)
    Ø  Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK)

    Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) :
    Ø  Seni Rupa (SR)
    Ø  Kria (KR)
    Ø  Desain Interior (DI)
    Ø  Desain Komunikasi Visual (DKV)
    Ø  Desain Produk (DP)

    Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) :
    Ø  Manajemen (MB)

    Ujian Masuk Bersama (UMB) adalah seleksi ujian masuk yang diselenggarakan oleh Perhimpunan SPMB Nusantara. Ujian ini dilakukan secara serentak di beberapa kota di Indonesia untuk program pendidikan Sarjana Reguler. UMB sendiri terdiri atas UMB PTN, yang diikuti oleh beberapa PTN di Indonesia dan UMB PTS yang pesertanya beberapa PTS di Indonesia. Untuk jadwal UMB PTS adalah sebagai berikut

    1. Pembayaran di Bank BNI: 9 Oktober 2009 – 6 November 2009
    2. Pendaftaran Online: 9 Oktober 2009 – 6 November 2009
    3. Pencetakan KARTU UJIAN : 1 November 2009 – 7 November 2009 jam 11.30, apabila Anda tidak mencetak maka Anda dianggap mengundurkan diri
    4. Ujian (Cyber Test): 8 November 2009 (Tempat dan Waktu tertera pada kartu Ujian)

    Informasi lebih lengkap tentang UMB PTS klik disini.

  • 39 Comments
  • Filed under: Seleksi PTN
  • Anda di Sini

    IP

    Komentar ya disini!!!

    Nama :
    Website :
    Komentar :

    Kunjungi Sponsor

    Paid Review Indonesia
    Adsense Indonesia

    www.opulsa.com